Lewat Pendampingan Usaha Gula Semut, Reforma Agraria Bangkitkan Kemandirian Ekonomi Desa Hargorejo di Kulon Progo

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Kulon Progo,Tempo86.com – Di lereng perbukitan Menoreh yang hijau dan tenang, warga Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, menatap masa depan dengan optimisme baru. Sejak hadirnya program Reforma Agraria, masyarakat yang dulunya hanya bergantung pada hasil kebun seadanya, mulai bangkit melalui usaha olahan gula semut yang membuka peluang ekonomi lebih luas.

“Dulu kami hanya menjual nira mentah ke pengepul dengan harga murah. Setelah ada pendampingan karena Reforma Agraria, kami bisa mengolah sendiri menjadi gula semut. Pendampingan ini membuka wawasan kami soal cara mengolah, mengemas, dan memasarkan produk dengan lebih baik,” ujar Ketua Petani Gula Semut Desa Hargorejo, Sadiman.

Pengaruh dari Reforma Agraria juga dirasakan oleh kelompok petani lainnya. Mitro, salah satu pelaku usaha gula semut menceritakan bahwa pendampingan dari pemerintah membuat petani di di desanya semakin bersemangat untuk menjaga kualitas dan memperluas jaringan pemasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dulu alat-alat kami masih sederhana, sekarang sudah lebih baik. Produksi meningkat, penghasilan juga naik. Dengan begitu kami bisa memperbaiki dapur produksi dan menambah peralatan,” ungkap Mitro sembari menunjukkan proses pengolahan gula di dapur produksi.

Melalui Penataan Aset dan Akses yang didapat dari program Reforma Agraria, warga Desa Hargorejo kini memiliki tanah yang bersertipikat hasil Prona tahun 2016 dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019, yang menjadi dasar pengembangan usaha mereka. Kolaborasi lintas sektor antara Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo, pemerintah daerah, dan PT Nira Lestari Internasional, membuat produksi gula semut di Hargorejo meningkat sehingga mampu menembus pasar nasional maupun internasional.

Baca Juga:  Sambangi Poskamling, Bhabinkamtibmas Perkuat Harkamtibmas dan Sinergitas Warga

Lurah Hargorejo, Bekti Murdayanto, berharap Reforma Agraria akan terus memberikan manfaat bagi warga desanya. “Dengan adanya pendampingan dari BPN, nilai ekonomi gula merah bisa ditingkatkan melalui kegiatan produksi gula semut. Semoga pendampingan usaha dari BPN dapat terus berlanjut. Harapan kami, program-program berikutnya bisa mendukung percepatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Kini, geliat ekonomi Desa Hargorejo semakin nampak. Pendapatan warga meningkat, generasi muda mulai terlibat dalam pengolahan gula semut, dan semangat gotong royong tumbuh kembali. Bagi warga Hargorejo, Reforma Agraria bukan sekadar program, namun awal dari kemandirian yang menumbuhkan harapan. (RT/RS)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000​

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Berita Terbaru