HPN Ke – 80 Rokan Hulu,Pers di Tengah Tekanan Kekuasaan Hoaks Krisis Ekonomi Media

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TEMPO86.com_, ROHUL, Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Rokan Hulu tid ak sekadar seremoni tahunan. Di tengah tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan ini menjadi ruang refleksi atas beratnya tantangan yang kini dihadapi dunia pers nasional dan daerah.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Roka Hulu Syafaruddin Poti, SH., M.M, Kepala Dinas Diskominfo Suharman Nasution M,Si ,Kesbangpol Gorneng S.Sos ,M Si .H.Sofyan, S. Sos Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Yusmar MSi. Kapolres Rohul. AKBP Emil Eka Putra SIK .SH. MSi.

 

bersama unsur Forkopimda dan insan pers tersebut menegaskan bahwa pers saat ini berada di persimpangan krusial: antara idealisme jurnalistik dan tekanan kepentingan politik maupun ekonomi.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga independensi pers di tengah derasnya arus informasi digital dan kepentingan kekuasaan. Ia menyebut, pers yang sehat bukanlah pers yang jinak, tetapi pers yang berani mengungkap fakta dan berpihak pada kepentingan publik.

 

“Tanpa pers yang independen dan profesional, pembangunan akan kehilangan fungsi kontrolnya. Kritik yang objektif justru dibutuhkan agar kebijakan tetap berpijak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga:  Jadi Pemateri “Indonesia Punya Kamu", Menteri Nusron: Generasi Muda Terdidik adalah Motor Penggerak Dunia

 

Zulfikar Tegaskan Semua Prosedur Sewa Sah dan Transparan

Di sisi lain, insan pers daerah menghadapi tantangan serius berupa disrupsi digital, banjir hoaks, tekanan ekonomi media, hingga kriminalisasi terhadap jurnalis. Kondisi ini berpotensi melemahkan fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi jika tidak direspon dengan kebijakan yang berpihak pada kebebasan pers.

 

Ketergantungan media lokal terhadap iklan dan kerja sama pemerintah kerap menjadi dilema etis, yang jika tidak dikelola secara profesional, berisiko melahirkan pemberitaan yang kehilangan daya kritis. Dalam konteks inilah, tema HPN ke-80 dipandang sebagai peringatan keras bahwa ekonomi pers yang rapuh akan berdampak langsung pada kualitas demokrasi.

 

Peringatan HPN di Rokan Hulu ini menjadi penegasan bahwa pers yang sehat bukan hanya tanggung jawab wartawan semata, tetapi juga pemerintah dan seluruh elemen bangsa. Tanpa jaminan kebebasan pers, perlindungan hukum bagi jurnalis, serta ekosistem media yang berkelanjutan, cita-cita ekonomi berdaulat dan bangsa kuat hanya akan menjadi slogan.

 

Momentum HPN ke-80 diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat keberanian pers dalam mengawal kekuasaan, melawan disinformasi, dan tetap berdiri di sisi kebenaran—meski tekanan terus datang dari berbagai arah pungkasnya.

 

( M.Taufik )#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:45 WIB

𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:39 WIB

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Berita Terbaru