SMPN 4 Tambusai Utara Dalam Sorotan Kerusakan Sekolah dan Dugaan Kepentingan Proyek

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TEMPO86.com_, TAMBUSAI UTARA, Kepala SMPN 4 Tambusai Utara, Fransiska Farida, memicu kontroversi setelah mengakui sengaja membiarkan gedung sekolah rusak parah tanpa perbaikan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pengakuannya pada 29 April 2026, ia menyebut langkah tersebut dilakukan sebagai strategi untuk mempermudah pencairan dana revitalisasi dari pemerintah.

 

“Keadaan bangunan memang sengaja dibiarkan agar dapat bantuan rehab dan sesuai dengan laporan ke direktorat teknis,” ujarnya.

 

Ia bahkan mengaku melakukan hal ini berdasarkan saran dari sejumlah kepala sekolah lain di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Ketua Umum APPI Ade Julhaidir, CFLE Prihatin Atas Vonis 18 Tahun Penjara terhadap Nadiem Makarim

 

Pengakuan ini memicu kecurigaan publik terkait penggunaan dana BOS untuk pemeliharaan sarana prasarana yang seharusnya rutin dianggarkan.

 

Praktik ini dinilai berpotensi melanggar hukum, terutama terkait dugaan laporan fiktif dan penelantaran aset negara.

 

Menanggapi hal ini, elemen masyarakat dan LSM mendesak Inspektorat serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan audit investigasi dan memberikan sanksi tegas bagi pihak yang terbukti mengorbankan fasilitas pendidikan demi keuntungan proyek.

 

Hingga saat ini, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten belum memberikan tanggapan resmi.

 

(M.Taufik)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat.
Bupati Anton Tekankan Kerja Cepat Penjabat Rohul,Jangan Pasif Menanti Arahan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:39 WIB

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Berita Terbaru