Proyek Poly propylene Plant Balongan ( PPB) PT. Polytama Propindo Diresmikan Bupati Indramayu, Lucky Hakim “

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU – Tempo86. com,
Pengembangan industri petrokimia di Kabupaten Indramayu memasuki babak baru yang lebih signifikan. PT Polytama Propindo resmi memulai pekerjaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk Proyek Polypropylene Plant Balongan (PPB).

Presiden Direktur Permono Avianto menyebut, proyek Polypropylene Plant Balongan menjadi tonggak penting perusahaan, sekaligus contoh pengembangan industri serupa di Indonesia melalui peningkatan kapasitas produksi.

“Hari ini merupakan momen sangat penting bagi PT Polytama karena diberikan kepercayaan menjalankan proyek ini. Kami menyadari keberhasilan proyek membutuhkan niat, komitmen, dan kerja sama kuat dari seluruh pihak agar berjalan baik dan memberi manfaat luas,” ujar Avianto saat Launching PPB di area pabrik PT Polytama Propindo, Indramayu, Senin (22/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, proyek tersebut bagian penting upaya meningkatkan kapasitas produksi perusahaan. Dengan bertambahnya kapasitas, Polytama dapat mendorong tumbuhnya industri pendukung maupun industri hilir yang memanfaatkan produk petrokimia, sehingga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah dan nasional.

Sementara itu, Direktur Utama PT Tuban Petrochemical Industries (Tuban Petro) Sukriyanto menilai, pembangunan pabrik kedua ini membuka peluang besar bagi pengembangan industri petrokimia dan turunannya di kawasan industri Balongan.

Sukriyanto mengatakan, proyek PPB merupakan titik awal penting yang lahir dari proses panjang, kerja tim, dan komitmen seluruh pihak terlibat.

“Kami sangat berharap seluruh tim proyek terus bekerja optimal di lapangan. Apa yang direncanakan dapat dilaksanakan baik dan apabila ada kendala dapat segera dievaluasi bersama sehingga tidak terjadi stagnasi. Ini langkah besar yang akan berkontribusi bagi penguatan industri nasional,” katanya.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kota Semarang Hadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Strategis dan Penanganan KW 4,5,6 se-Jawa Tengah

Hal lain disampaikan Project Manager Wuhuan Engineering Co., Ltd. Xue Jin Yong. Proyek Polypropylene Plant Balongan resmi memasuki tahap konstruksi dan ditargetkan selesai dengan standar kualitas tinggi, operasional andal, serta biaya perawatan efisien.

Optimisasi proyek dapat berjalan sesuai target melalui pengawasan ketat dan kolaborasi kuat antara Polytama, Tuban Petro, Pertamina, serta seluruh mitra terlibat.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas dimulainya proyek bagian penguatan sektor industri strategis nasional. Menurutnya, investasi besar di bidang petrokimia akan jadi magnet tumbuhnya industri turunan yang mampu menciptakan nilai tambah serta menggerakkan perekonomian daerah.

Bupati Lucky meyakini, kehadiran proyek itu memberi banyak manfaat bagi masyarakat, mulai terbukanya peluang usaha baru, meningkatnya kesempatan kerja, hingga transfer pengetahuan dan keterampilan bagi SDM lokal.

“Hadirnya investasi dan industri seperti ini, kami berharap semakin banyak kesempatan kerja tersedia di daerah. Saya juga berharap seluruh pihak terus menjaga komitmen dan komunikasi baik agar proyek berjalan lancar serta memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Dengan demikian, Proyek Polypropylene Plant Balongan tidak hanya memperkuat rantai industri petrokimia nasional, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Indramayu melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan tumbuhnya industri turunan di masa mendatang.

Tmp86/sucipto/red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMI Asal Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO, Negara Harus Hadir Tangkap Dan Hukum Mati Yang Menjual Bangsa Sendiri
Proyek Pikir DPRD Kabupaten Indramayu Amburadul Dan Diduga Adanya jual Beli Proyek
Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.
Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg
Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.
Silaturahmi dengan Anggota DPRD Jabar, PPIB Utarakan Nasib Pedagang Sport Center Indramayu
Forum Dan Komunitas Pers di Indramayu Sebanyak 14 Ketua Organisasi Akan Selalu Solid di Bawah Naungan FKJI
Siap Perkuat Kaderisasi Dan Bersinergi Dengan Pembangunan Daerah, Secara Aklamasi! Ramadhan Listio Wimana Pimpin MPC.Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu,
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:20 WIB

PMI Asal Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO, Negara Harus Hadir Tangkap Dan Hukum Mati Yang Menjual Bangsa Sendiri

Jumat, 11 September 2026 - 01:11 WIB

Proyek Pikir DPRD Kabupaten Indramayu Amburadul Dan Diduga Adanya jual Beli Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.

Berita Terbaru