” DPRD Dan DISNAKER Indramayu Siap Kawal Serta Koordinasi Lintas Daerah Kasus Kematian Pekerja Asal Indramayu Di Kolaka (Sulawesi) “

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Tempo86. com
Duka yang dialami keluarga Castiman (40), warga Desa Sudimampir Lor, Kabupaten Indramayu, belum berakhir. Setelah kehilangan anggota keluarganya yang meninggal dunia saat bekerja di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, keluarga kini masih berjuang untuk memperoleh hak dan kompensasi yang seharusnya diberikan oleh perusahaan tempat almarhum bekerja.

Harapan itu disampaikan langsung dalam audiensi bersama Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu di Ruang Komisi I DPRD, Jumat (17/07/2026). Audiensi diterima Ketua Komisi I DPRD Indramayu Endang Effendi, S.E., M.M., didampingi Wakil Ketua Komisi I Lina Hilmia, S.H., Sekretaris Komisi I Sadar, S.Pd., serta dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, S.STP., M.Si., bersama jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, Indris selaku keluarga korban menjelaskan bahwa Castiman berangkat bekerja di Sulawesi sejak Maret 2026 sebagai pekerja konstruksi di PT Karya Menang Bersama. Namun, pada Juni 2026 keluarga menerima kabar duka bahwa Castiman meninggal dunia saat masih bekerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga meminta DPRD dan Disnaker Kabupaten Indramayu membantu memperjuangkan hak-hak almarhum, mulai dari santunan kematian, kompensasi dari perusahaan, hingga hak lain yang menjadi kewajiban perusahaan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu, Endang Effendi, mengatakan pihaknya memahami harapan keluarga. Namun, karena perusahaan berada di luar wilayah Kabupaten Indramayu, DPRD memiliki keterbatasan kewenangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara langsung.

“Ini warga kita yang meninggal dunia saat bekerja di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Keluarga meminta hak-haknya dipenuhi oleh perusahaan. Namun perusahaan berada di luar daerah, sehingga kewenangan kami terbatas untuk menyelesaikan langsung di sana,” kata Endang.

Meski demikian, ia memastikan DPRD akan mendorong Disnaker Kabupaten Indramayu untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kolaka agar hak-hak keluarga korban dapat diperjuangkan.

Baca Juga:  Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.

Endang juga mengungkapkan bahwa berdasarkan dokumen yang diterima dalam audiensi, perusahaan telah mengeluarkan biaya pemulangan jenazah hingga sekitar Rp31 juta, yang meliputi biaya rumah sakit, tiket pesawat, hingga pendampingan jenazah sampai ke Indramayu.

“Perusahaan sebenarnya tidak tinggal diam karena sudah mengeluarkan biaya pemulangan jenazah. Namun yang diminta keluarga bukan hanya itu, melainkan hak-hak lain yang memang seharusnya diterima karena almarhum meninggal saat bekerja,” ujarnya.

Lebih jauh Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu, Endang Ismiati, menegaskan pihaknya tetap akan mendampingi keluarga korban meskipun almarhum bekerja di luar daerah dan tidak berangkat melalui Disnaker Indramayu.

Menurutnya, status korban sebagai warga Kabupaten Indramayu menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk tetap memberikan pendampingan.
“Beliau adalah masyarakat Indramayu, warga Desa Sudimampir Lor. Memang bekerja di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Keluarga berharap memperoleh hak-haknya, seperti santunan kematian, beasiswa anak, dan hak lainnya. Itu yang sedang kami upayakan,” katanya.
Endang menjelaskan, langkah yang akan ditempuh Disnaker adalah membangun komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kolaka serta BPJS Ketenagakerjaan agar seluruh proses pemenuhan hak keluarga korban dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Meskipun almarhum tidak bekerja melalui Disnaker Indramayu, kami tetap mengupayakan pendampingan karena beliau warga Indramayu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Mudah-mudahan keluarga dapat memperoleh hak-hak yang memang seharusnya diterima,” Imbuhnya

Audiensi tersebut menjadi bentuk Audiensi tersebut menjadi bentuk kepedulian DPRD dan Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap warganya yang mengalami musibah saat bekerja di luar daerah. Melalui koordinasi lintas daerah, keluarga berharap hak-hak almarhum dapat segera dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Keluarga meminta DPRD dan Disnaker Indramayu membantu memperjuangkan hak-hak almarhum, mulai dari santunan kematian, kompensasi hingga hak lainnya.

Tmp86/sucipto/red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.
Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg
Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.
Silaturahmi dengan Anggota DPRD Jabar, PPIB Utarakan Nasib Pedagang Sport Center Indramayu
Forum Dan Komunitas Pers di Indramayu Sebanyak 14 Ketua Organisasi Akan Selalu Solid di Bawah Naungan FKJI
Siap Perkuat Kaderisasi Dan Bersinergi Dengan Pembangunan Daerah, Secara Aklamasi! Ramadhan Listio Wimana Pimpin MPC.Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu,
Puncak Hari Koperasi ke-79 di Indramayu Meriah,Gelar Santunan Yatim Piatu Dan Jalan Santai Dengan Berbagai Hadiah.
GRIB JAYA DPC Indramayu Gelar Muscab Dan Rapat Kerja Tahun 2026, Prioritasksn Penguatan Organisasi dan Pemberdayaan Masyarakat “
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Silaturahmi dengan Anggota DPRD Jabar, PPIB Utarakan Nasib Pedagang Sport Center Indramayu

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Forum Dan Komunitas Pers di Indramayu Sebanyak 14 Ketua Organisasi Akan Selalu Solid di Bawah Naungan FKJI

Berita Terbaru