Oknum Pengembang Green Belares Terban Minta Berita Diturunkan, Ada Apa di Balik Permintaan Take Down?

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempo86.com, Kudus – Permintaan agar sejumlah pemberitaan mengenai proyek kavling Green Belares Terban diturunkan (take down) mencuat di tengah polemik yang melibatkan konsumen dan pihak pengembang. Permintaan tersebut disampaikan oleh seorang yang disebut sebagai oknum pengembang melalui grup WhatsApp yang beranggotakan para nasabah Green Belares Terban pada Selasa malam (4/8/2026).

Dalam percakapan yang beredar di grup tersebut, pengembang meminta kepada penulis berita agar menghapus pemberitaan yang telah dipublikasikan di sejumlah media daring.

«”Minta tolong Pak AG, dengan adanya pemberitaan ini konsumen saya tidak jadi beli. Mohon dengan sangat di-take down,” demikian isi pesan yang dikirimkan dalam grup WhatsApp tersebut.»

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pesan berikutnya, yang bersangkutan mengaku merasa dirugikan akibat pemberitaan yang telah beredar. Menurutnya, masyarakat yang membaca berita hanya melihat sekilas sehingga menimbulkan persepsi bahwa dirinya sedang bermasalah.

«”Orang awam yang lihat taunya saya bermasalah. Meskipun beritanya tidak demikian. Tapi konsumen lihatnya sekilas, tidak tahu yang kita alami sesungguhnya. Mohon bisa dimengerti. Atas bantuannya terima kasih,” tulisnya.»

Sebelumnya, sejumlah media memberitakan dugaan persoalan terkait transaksi pembelian tanah kavling Green Belares Terban. Pemberitaan tersebut juga menyoroti dugaan belum adanya kepastian hukum bagi sebagian konsumen serta dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam proses administrasi. Dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat

Di sisi lain, kalangan jurnalis menegaskan bahwa setiap berita yang dipublikasikan melalui proses peliputan, verifikasi, konfirmasi, dan pengumpulan keterangan dari berbagai narasumber guna memastikan akurasi informasi serta menghindari penyebaran berita bohong maupun opini yang tidak berdasar.

Dalam praktik jurnalistik, permintaan penghapusan berita tidak serta-merta dapat dipenuhi apabila materi pemberitaan disusun sesuai fakta, memenuhi Kode Etik Jurnalistik, dan tidak terbukti melanggar ketentuan hukum.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan mekanisme penyelesaian apabila seseorang merasa dirugikan akibat pemberitaan. Pihak yang keberatan dapat menggunakan hak jawab dan hak koreksi, sehingga media berkewajiban melayani hak tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi lebih lanjut dari pihak pengembang mengenai alasan detail permintaan take down tersebut maupun langkah yang akan ditempuh terkait penyelesaian persoalan dengan para konsumen.

Bersambung.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni Ginting Hadiri Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Langkat.
KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN
Rahmad Rinaldi,Pemkab Langkat harus melakukan langkah kolaboratif untuk mengatasi bencana banjir.
Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin angin ,Hadiri Zoom Meeting Joint Operation Bersama Kapolri.
Ketua DPD Satma Millenial AMPI Langkat- Tigor Alfaridz Lubis saat berorasi didepan Kantor DPRD Langkat.
Plt. Bupati Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Jadi Lebih Mudah Diakses, Masyarakat Apresiasi Layanan ATR/BPN Dekat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni Ginting Hadiri Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Langkat.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:44 WIB

KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22 WIB

Rahmad Rinaldi,Pemkab Langkat harus melakukan langkah kolaboratif untuk mengatasi bencana banjir.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin angin ,Hadiri Zoom Meeting Joint Operation Bersama Kapolri.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Ketua DPD Satma Millenial AMPI Langkat- Tigor Alfaridz Lubis saat berorasi didepan Kantor DPRD Langkat.

Berita Terbaru