Langkat-tempo.86.com
Biasanya Upacara detik-detik proklamasi di kecamatan Tanjung pura di selenggarakan di stadion nur cahaya tetapi pada Tahun 2026, prosesi sakral tersebut berpindah ke halaman museum Tanjung pura.
Tentunya perpindahan lokasi tersebut menjadi perbincangan yang hangat terutama di media sosial, apalagi hal tersebut baru pertama kali di lakukan sepanjang sejarah upacara hari ulang tahun Republik Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain upacara,sorotan masyarakat juga tertuju pada festival drumband dan karnaval budaya yang di nilai sangat mengecewakan karena penampilan hanya di lakukan di depan panggung penghormatan.
Menyikapi hal tersebut camat Tanjung pura Tengku Reza aditya angkat bicara, menurut nya perpindahan lokasi upacara dari yang biasanya di stadion nur cahaya ke museum Tanjung pura agar seluruh lapisan masyarakat dapat melihat,karena museum tersebut berada tepat di tengah kota.
“Segala sesuatu yang baru bukan berarti salahkan?Dulunya upacara sakral di selenggarakan di gedung kerapatan.itu lah yang ingin saya ciptakan kembali”,ujar nya,Jum’at (21/08/2026)
Terkait tentang festival drumband dan karnaval budaya Reza mengatakan panitia merubah rute karena khawatir tentang stamina para peserta.
“Awalnya saya meminta festival drumband dan karnaval budaya di mulai dari museum Tanjung pura sampai ke stadion nur cahaya tetapi para peserta umum nya di ikuti anak sekolah dasar, tentunya kita khawatir mereka kelelahan karena jarak yang cukup jauh”, imbuh nya.
Reza menilai tujuan nya memindahkan lokasi upacara detik-detik proklamasi hanya untuk mengembalikan kecintaan terhadap adat dan budaya yang mulai hilang tergerus zaman.(Yanto)








