Revitalisasi TK Padu Baruna Brondong Capai 95 Persen, Harapan Baru Pendidikan Anak Usia Dini

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Tempo86. com , Harapan orang tua murid untuk memiliki lingkungan belajar yang lebih layak bagi anak-anak usia dini di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, mulai mendekati kenyataan. Program revitalisasi Taman Kanak-Kanak (TK) Padu Baruna kini dilaporkan telah mencapai progres pekerjaan sekitar 95 persen.

Revitalisasi sekolah yang berlokasi di Jalan Desa Brondong, Blok Bondol, RT 01 RW 02, Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, tersebut telah memasuki tahap akhir pengerjaan. Penyelesaian sisa pekerjaan diharapkan berjalan lancar sehingga fasilitas sekolah dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp801.850.000.

Program ini berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, serta Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini. Berdasarkan informasi yang disampaikan, pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh P2SP dengan masa pengerjaan selama 120 hari kalender.

Perubahan kondisi bangunan sekolah diharapkan dapat menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Dengan fasilitas yang semakin memadai, proses pembelajaran diharapkan berlangsung lebih optimal sekaligus meningkatkan semangat anak-anak dalam menempuh pendidikan sejak usia dini.

Kepala Sekolah Bersyukur, Revitalisasi Hampir Rampung

Kepala TK Padu Baruna, Suniah, S.Pd.AUD, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan program revitalisasi yang kini mendekati penyelesaian.

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan yang telah memberikan bantuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah.

“Alhamdulillah, progres pembangunan sudah mencapai sekitar 95 persen. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan atas bantuan revitalisasi ini. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi harapan baru agar anak-anak dapat belajar lebih nyaman, aman, dan semakin bersemangat meraih cita-cita,” ujar Suniah, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga:  Tunggakan Biaya Sekolah, Alasan Penahanan Ijazah Siswa SMK PGRI 2 Karawang

Menurutnya, peningkatan fasilitas sekolah merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang lebih baik. Ia berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dipelihara bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Komite Sekolah Dorong Pemeliharaan Fasilitas

Dukungan terhadap revitalisasi juga disampaikan oleh Siti Maryam selaku perwakilan komite TK Padu Baruna. Ia berharap peningkatan sarana dan prasarana tersebut dapat menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk semakin peduli terhadap lingkungan pendidikan.

“Peningkatan fasilitas sekolah merupakan harapan bersama. Kami berharap revitalisasi ini dapat memberikan kenyamanan bagi siswa serta mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik,” tuturnya.

Ia juga berharap kerja sama antara pihak sekolah, komite, orang tua murid, dan masyarakat terus terjalin, khususnya dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun agar tetap terawat dan dapat digunakan secara berkelanjutan.

Orang Tua Murid Sambut Positif Revitalisasi

Optimisme juga datang dari kalangan orang tua murid. Mamah Adel menilai revitalisasi TK Padu Baruna merupakan langkah penting dalam mendukung masa depan pendidikan anak-anak di Desa Brondong.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Lingkungan sekolah yang lebih baik tentu akan membuat anak-anak lebih betah belajar, sementara orang tua merasa lebih tenang menitipkan putra-putrinya di sekolah,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Mamah Tika Harela. Ia menilai perubahan yang terlihat pada bangunan sekolah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, sekaligus diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

“Semoga bangunan yang sudah bagus ini dijaga bersama. Kami ingin anak-anak kami tumbuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nama Baik Dan Citra SMAN 1 Sindang Terpuruk: Tiga Siswa Sekolahnya Diduga Terlibat Aksi Geng Motor Bersenjata Tajam “
Tunggakan Biaya Sekolah, Alasan Penahanan Ijazah Siswa SMK PGRI 2 Karawang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Revitalisasi TK Padu Baruna Brondong Capai 95 Persen, Harapan Baru Pendidikan Anak Usia Dini

Senin, 8 Juni 2026 - 15:23 WIB

Nama Baik Dan Citra SMAN 1 Sindang Terpuruk: Tiga Siswa Sekolahnya Diduga Terlibat Aksi Geng Motor Bersenjata Tajam “

Senin, 22 April 2024 - 04:42 WIB

Tunggakan Biaya Sekolah, Alasan Penahanan Ijazah Siswa SMK PGRI 2 Karawang

Berita Terbaru