Warga Resah, Usaha Peternakan Ayam Ras, di Pemukiman Menimbulkan Bau Busuk dan Lingkungan Tidak Sehat

- Penulis

Rabu, 6 November 2024 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LANGKAT (SUMUT) TEMPO86.COM//Warga Desa Tanjung Ibus Kecamatan Secanggang, Kabupaten langkat Prov Sumatra Utara, di dampingi oleh Team DPC LSM Penjara PN, Kab.Langkat Merasa Resah dengan keberadaan Usaha Peternakan Ayam ras di pemukiman warga, menyebabkan bau busuk kotoran Ayam ras, lingkungan yang tidak sehat, lalat di mana-mana mengganggu kenyamanan, menyebabkan penyakit dan di duga gagal nya usaha Tambak udang warga Akibat dampak dari Usaha peternakan Ayam Ras.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan dari narasumber dengan Inisial ST, IP dan HN, Pada saat Bersamaan Dengan Media Tempo86.Com Selasa 05/11/2024,mengatakan bahwa  keberadaan usaha peternakan ayam ras berada di tengah pemukiman warga, jarak antara kandang ayam dengan rumah warga hanya ± 20 meter dan dari Usaha Tambak udang masyarakat hanya 2 meter,

 

keberadaan kandang ayam tersebut sudah sangat mengganggu kenyamanan warga, salah satunya udara yang tercemar oleh aroma bau busuk kotoran Ayam ras, lingkungan yang tidak sehat, lalat di mana mana mengganggu kenyamanan menyebabkan penyakit dan gagal nya usaha tambak udang di duga dampak dari usaha peternakan Ayam Ras, warga mengalami kerugian materil yang cukup besar akibat polusi udara dan pencemaran lingkungan.

 

Warga Desa tanjung Ibus merasa di BOHONGI oleh oknum masyarakat dengan meminta tanda tangan warga tanpa ada kepala surat, untuk mendirikan usaha Peternakan Ayam ras, dengan mengatakan pelihara ayam Ras kecil-kecilan tetapi kenyataan nya sampai ± 16.000 Ekor warga merasa di bohongi.

 

Baca Juga: 

Perwakilan Warga Desa Tanjung Ibus, Memberanikan diri Untuk menjumpai Kadus dusun.1 dan Kades Desa Tanjung Ibus, Untuk menyampaikan keluhan warga, bahwasanya warga mersa resah dengan bau kotoran usaha peternakan Ayam ras dan polusi udara menyebabkan lingkungan tidak sehat.

 

Warga Desa Tanjung Ibus berharap mendapat kan solusi, dari kepala Desa Tanjung Ibus, dan sudah menunggu selama 3 Bulan tetapi sampai sekarang belum memberikan kepastian jawaban, dari dampak yang di timbul kan Usaha Peternakan ayam ras.

 

Apakah kepala Desa Tanjung Ibus tidak menerima aspirasi masyarakat, ada apa ? kami menduga kepala desa Tanjung Ibus tutup mata dan tidak berdaya dengan pengelola Usaha peternakan ayam Ras.

 

Pengurus DPC LSM Penjara PN Kab. Langkat mendampingi warga, yang terkena dampak dari Usaha Peternakan Ayam ras, meminta kepada DINAS LINGKUNGAN HIDUP (DLH),Agar turun kelapangan melihat kondisi warga yang berdampak, bau kotoran usaha peternakan ayam ras, lingkungan yang tidak sehat, dan gagalnya usaha tambak udang di duga akibat dampak dari polusi udara, yang di timbul kan dari usaha peternakan ayam ras.

 

Warga menduga Usaha Peternakan ayam ras Melanggar pasal 36 ayat 1 UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang perlindungan dan pengelola lingkungan hidup,

 

Apakah Usaha Peternakan ayam ras memiliki Izin lingkungan, izin Amdal, Izin lokasi, wajib UKL- UPL, dan menegas kan agar Usaha Peternak Ayam Ras yang sangat meresahkan warga berdampak lingkungan tidak sehat agar di bongkar,Tidak ada negosiasi lagi,” tegas

(PRD/Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN
Rahmad Rinaldi,Pemkab Langkat harus melakukan langkah kolaboratif untuk mengatasi bencana banjir.
Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin angin ,Hadiri Zoom Meeting Joint Operation Bersama Kapolri.
Ketua DPD Satma Millenial AMPI Langkat- Tigor Alfaridz Lubis saat berorasi didepan Kantor DPRD Langkat.
Plt. Bupati Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Jadi Lebih Mudah Diakses, Masyarakat Apresiasi Layanan ATR/BPN Dekat
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Realisasikan Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur dan Konsolidasi Tanah
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:44 WIB

KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22 WIB

Rahmad Rinaldi,Pemkab Langkat harus melakukan langkah kolaboratif untuk mengatasi bencana banjir.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin angin ,Hadiri Zoom Meeting Joint Operation Bersama Kapolri.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Ketua DPD Satma Millenial AMPI Langkat- Tigor Alfaridz Lubis saat berorasi didepan Kantor DPRD Langkat.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Plt. Bupati Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

Berita Terbaru

Uncategorized

Plt. Bupati Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:29 WIB