Kembali Lagi Pasar Pulau Payung Di Lahap si Jago Merah Apakah Unsur Sengaja❓ 

- Penulis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DUMAI (RIAU) TEMPO86.COM//Pasar Pulau Payung kembali dilalap si Jago Merah pada Kamis malam (10/10/2024) sekitar pukul 00.24 wib Api yang bermula di lorong antara pedagang sayur, ayam potong, dan ikan itu dengan cepat melahap kios-kios yang sebagian besar terbuat dari kayu, membuat penyebaran api semakin cepat.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini terjadi saat pemerintah kota Dumai sedang lagi dalam tahap pembangunan Di Kota Dumai, Bagian pasar yang dihuni pedagang buah, yang belum lama terjadi kini kembali lagi mengalami kebakaran. Tragedi yang tak terduga ini mengingatkan kembali akan lemahnya sistem keamanan dan penanggulangan kebakaran di pasar tersebut.

 

Dari pantauan awak media di lapangan, kobaran api terlihat sangat besar dan menelan kios-kios yang berdiri berjejer. Kios kayu yang mudah terbakar menyebabkan si jago merah dengan leluasa menyebar. Suasana kepanikan terlihat di kalangan warga sekitar yang berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka dari amukan si jago merah.

Baca Juga:  Respons Cepat Satnarkoba Polres Langkat: Gerebek Barak Narkoba di Dusun Ampera‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌

 

petugas pemadam kebakaran baru tiba beberapa waktu setelah kebakaran berlangsung. Proses pemadaman berlangsung , namun api belum berhasil dikendalikan sepenuhnya. Dari waktu kejadian hingga kini Belum ada informasi Resmi Apa penyebab terjadinya kebakaran, terkait korban jiwa dalam peristiwa ini, dari pantauan awak media dilapangan kerugian material diperkirakan cukup besar.

 

Pedagang yang kehilangan kiosnya tak dapat menyembunyikan kesedihan dan kekecewaannya.

 

“Kami baru saja memulihkan diri dari kebakaran sebelumnya, kini harus menghadapi musibah lagi. Harusnya ada upaya lebih serius dari pihak terkait untuk menjaga keamanan di pasar ini,” ungkap salah satu pedagang yang kiosnya habis dilahap api.

 

(Rianto.g.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Berita Terbaru