Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Tinjau Lokasi Banjir di Tanjung Pura, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Terpadu

- Penulis

Jumat, 15 November 2024 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LANGKAT (SUMUT) TEMPO86.COM//Pj. Bupati Langkat, H. M. Faisal Hasrimy, meninjau lokasi banjir yang merendam puluhan rumah warga di kawasan Waduk Pekan, Kecamatan Tanjung Pura, pada Kamis (14/11/2024) sore. Kunjungan ini sekaligus menjadi momen penyerahan bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Langkat kepada masyarakat terdampak melalui Sekretaris Camat Tanjung Pura Zulkarnain.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat tersebut terdiri dari 65 paket sembako. Setiap paket yang diberikan berisi antarau lain: Beras: 800 kg, Minyak Goreng: 100 kg, Gula: 100 kg, Mi Instan: 65 kotak, Susu: 50 kaleng

 

Banjir di kawasan tersebut disebabkan oleh meluapnya Sungai dan waduk setempat yang tidak mampu menampung debit air akibat tingginya curah hujan. Akibatnya, puluhan rumah warga terendam air, sehingga memicu peninjauan langsung oleh Pj Bupati Langkat bersama sejumlah pihak terkait.

 

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Faisal Hasrimy menggelar pertemuan dengan jajaran Kepala OPD, Kapolsek Tanjung Pura, Sekretaris Camat Tanjung Pura, Lurah, dan Kepala Desa setempat untuk membahas solusi penanganan banjir baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.

 

“Banjir yang terjadi di Tanjung Pura ini merupakan kejadian tahunan yang sudah sering terjadi. Daerah Tanjung Pura memang diapit oleh dua sungai besar, yakni Sungai Batang Serangan dan Sungai Wampu. Jika hujan turun dengan intensitas tinggi, maka bisa menyebabkan banjir di sejumlah tempat,” ujar Faisal Hasrimy.

Baca Juga:  Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

 

Faisal Hasrimy menegaskan bahwa untuk menangani bencana tahunan ini, perlu adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dengan Pemerintah Kabupaten Langkat. Salah satu langkah strategis yang akan diambil adalah meminta bantuan alat berat dari Pemprovsu untuk mengeruk waduk yang ada di Tanjung Pura, sehingga kapasitas penampungan air dapat ditingkatkan. Dengan penambahan kapasitas ini, diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi masalah tahunan.

 

Langkah-langkah awal pengurangan risiko banjir telah dilakukan dengan mengoperasikan mesin sedot air. Saat ini, tiga unit mesin sudah berfungsi, ditambah satu unit bantuan dari Pemprovsu. Namun, untuk mengoptimalkan penanganan, diperlukan penambahan pompa penyedot air tambahan guna mengurangi dampak banjir di Kecamatan Tanjung Pura.

 

Pemerintah Kabupaten Langkat juga dijadwalkan akan mengadakan pertemuan dengan Pj. Gubernur Sumatera Utara guna membahas langkah penanganan lebih lanjut. “Semoga permasalahan ini dapat segera terselesaikan. Sesuai arahan Bapak Presiden RI, kita harus bergerak cepat, tanggap, dan sigap,” tutup Faisal Hasrimy.

 

Dengan kolaborasi dan langkah cepat yang terpadu, diharapkan kondisi banjir di Tanjung Pura dapat segera teratasi, mengembalikan aktivitas warga ke kondisi normal. Pemerintah Kabupaten Langkat terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan optimal bagi masyarakat terdampak.

(Ze)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Berita Terbaru