SMP N 2 Kolaborasi Bersama Disdukcapil Berikan Ilmu dan Pelajaran Giat Projek Penguatan Profile Pelajar Pancasila.

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DUMAI (RIAU) TEMPO86.COM//Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Dumai Gelar Giat , Projek Penguatan Profile Pelajar Pancasila Suara Demokrasi Dengan mengusung tema ” Yang Muda Yang Bersuara” (Yamura) dengan beberapa rangkaian acara yakni:

1.Sosialisasi Pemilihan Umum” Berdemokrasi Dengan Cerdas Dan Santun”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

2.Penyampaian Visi Dan Misi Calon Ketua OSIS

3.Debat Terbuka Calon Ketua OSIS

Giat dilaksanakan Di aula SMP N 2 Dumai Jalan Sultan Syarif Qasim Kelurahan Air Bersih Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai, berkolaborasi bersama Disdukcapil kota Dumai yang di mulai sekira pukul 13.00 wib.(14/02/2025).

 

Giat Projek Penguatan Pelajar Pancasila membahas terkait masalah Pemilihan Umum. Kepala Disdukcapil Kota Dumai selaku narasumber memaparkan tentang apa itu Demokrasi. sosialisasi Pemilihan Umum, Berdemokrasi dengan Cerdas Dan Santun.

 

Sejarah Indonesia mengalami dinamika yang cukup kompleks dan menjalani perkembangan yang sangat dinamis. Demokrasi dalam bermasyarakat adalah menyuarakan hak kita pada suatu keputusan.

 

Dalam pemaparan Kepala Disdukcapil juga menyampaikan Bahwa Demokrasi Di Negara kita Ada terdiri empat Fase.Sejarah Indonesia mengalami dinamika yang cukup kompleks dan menjalani perkembangan yang sangat dinamis berikut adalah beberapa fase dan periode perkembangan demokrasi di Indonesia.

1.Demokrasi Parlementer (1949-1959)

2.Demokrasi Terpimpin (1959-1965)

3.Demokrasi Pancasila (1966-1998)

4.Reformasi Dan Demokrasi Pasca- Soeharto(1998- Sekarang)

 

Kenapa disini kami memaparkan Masalah Demokrasi, dimana saat ini disekolah kita ini sedang akan mengadakan pemilihan ketua OSIS, maka dari itu kami perlu bahkan sangat penting untuk mensosialisasikan apa itu arti demokrasi dalam pemilihan umum ” ujar Zulfahren.

 

Untuk saat ini Para pelajar baru memiliki KIA ( kartu Identitas anak) dan setelah usia 17 tahun keatas barulah wajib memiliki KTP ( Kartu tanda penduduk) kedua dokumen tersebut KIA Dan KTP merupakan kartu tanda pengenal.

Baca Juga:  Bupati Karo Buka Acara Hari Krida Pertanian Tahun 2024, di Halaman Kantor DPRD Karo

 

Untuk pemilihan di lingkungan sekolah seperti pemilihan ketua OSIS, ketua Kelas atau pemilihan lainnya itu tidak memerlukan KTP, melainkan cukup dengan Tanda suara setuju memilih, berbeda ketika pada masa Pilkada( Pemilihan Kepala Daerah), Pileg ( Pemilihan Legislatif) Pilgub ( Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur)Pilpres ( Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden) wajib menggunakan KTP sebagai syarat ketentuan untuk Pemilihan Umum ( Pemilu ) sebagai bukti menyuarakan hak suara kita tutur Kadisdukcapil.

 

Maka pentingnya kita dalam memilih kita harus bisa menggunakan hak suara kita dengan baik , di usia 17 tahunlah kita memiliki hak suara untuk memilih seperti pemilu, hak memilih merupakan hak demokrasi setiap bangsa.

 

Kepala Sekolah SMP.N 2 Kota Dumai Saidatun Syabibah.S.Pd.,M.Pd., menyampaikan bahwa giat ini merupakan langkah – langkah pihak sekolah berikan pengenalan, pelajaran atau ilmu kepada pelajar dalam menyuarakan hak suaranya ketika masih menjadi pelajar dan bekal ketika sudah menjadi dewasa yang kelak akan berkecimpung di lingkungan sekolah ,masyarakat umum ” terangnya

 

Langkah awal yang kita terapkan dan perkenalkan kepada pelajar masalah menyuarakan hak suaranya dengan cerdas dan santun secara demokrasi saat di giat pemilihan ketua OSIS contohnya, pengenalan ini di mulai saat dari bangku sekolah sehingga ketika sudah beranjak dewasa para pelajar anak didik kami ini sudah faham dan mengerti tutur kepala sekolah saat di konfirmasi.

 

Harapan kedepan untuk para pelajar, Siswa ketika kita akan memberikan hak suara kita, pilihlah kandidat yang memang benar – benar mempunyai karakter, skill atau kemampuan yang mempunyai, amanah, jujur ,serta berwawasan luas juga mempunyai jiwa pemimpin, jadi lah generasi bangsa yang baik dan unggul Ditutup Saidatun Habibah menutup Bincangnya.

 

Rilis:(R.g).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.
𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:45 WIB

𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru

Uncategorized

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:22 WIB