Lahan Seluas 6 Hektar Yang Terbakar Di Kecamatan Pinang Kampai Berhasil Dipadamkan 

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DUMAI (RIAU) TEMPO86.COM//Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai berhasil memadamkan sejumlah titik api. Terakhir 6 Haktare (Ha) lahan yang terbakar di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai.(15/02/2025).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalaksa BPBD Kota Dumai, Irawan Sukma, AP, M melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Joko Susilo, S. Sos, mengatakan petugas saat tengah melakukan pendinginan di lahan terbakar.

 

Dikatakan Joko, lebih kurang 6 Ha lahan yang terbakar di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai ini. 5 Ha lebih telah padam dan sisanya tengah dilakukan pendinginan.

 

Hari ini petugas masih berada di lokasi melakukan pendinginan dari sisa lahan yang terbakar,” ujar Joko.

 

Dijelaskan Joko, selain unsur dari BPBD, pemadaman serta pendinginan melibatkan kepolisian setempat, TNI, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kelurahan Teluk Makmur.

 

Sebelumnya diketahui, sejumlah daerah di Provinsi Riau terpantau adanya peningkatan titik panas termasuk Kota Dumai.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Revisi Peraturan Tata Ruang agar Resilient terhadap Bencana dan Perubahan Iklim

 

Di Kota Dumai, ada 2 titik, yakni di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur dan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai.

 

Lahan yang terbakar di Kelurahan Tanjung Palas hampir 300 M2 dan telah berhasil dipadamkan petugas dan dilakukan pendinginan, Jumat (14/2/2025). Petugas saat ini terus memantau sejumlah titik api, mengingat cuaca panas yang masih berkelanjutan.

 

Adapun objek yang terbakar di sejumlah titik di Kota Dumai terdiri dari semak belukar dan tanah gambut. BPBD Dumai menghimbau kepada masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar agar tidak menyebabkan kebakaran hutan yang berdampak buruk bagi lingkungan.

 

Mari bersama menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran. Laporkan ke kami segera apabila melihat adanya titik api,” pungkas Joko.

 

Rilis:(R.g).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.
𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:45 WIB

𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru

Uncategorized

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:22 WIB