” Demo Pulangkan Salman, Staff Khusus Bupati Indramayu Ke Madura Tidak Menghasilkan Apapun “

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Tempo86. com, Ratusan elemen masyarakat Indramayu dari berbagai lembaga sosial masyarakat (LSM)seperti Forum solidaritas dharma ayu, Badan pembinaan potensi masyarakat banten ( BPPMB),Aliansi Wong Dermayu Bersatu ( AWDB) melakukan unjuk rasa, mereka menuntut agar Salman dipecat dari jabatannya sebagai staff khusus bupati Indramayu dan dipulangkan ke madura karena sudah membikin gaduh masyarakat Indramayu dengan statmen di status pribadinya yang mengundang berbagai reaksi dan kontroversi dari masyarakat Indramayu di pendopo kabupaten.

Mereka datang mewakili masyarakat indramayu dengan membawa berbagai spanduk dan mobil komando, dengan bergantian masing masing ketua melakukan orasi yang pada intinya menuntut agar Salman dipecat dari jabatannya sebagai staff khusus bupati dan meminta untuk bertemu untuk mengklarifikasi apa yang dia tulis di status pribadinya.

Baca Juga:  " Dalam Rangka Hari Amal Bhakti Ke 80 Kemenag Kabupten Indramayu Mengadakan Nikah Masal Kerjasama Dengan PC. APRI ( Asosiasi Penghulu Republik Indramayu) "

Setelah lama berorasi, pada akhirnya sepuluh orang dari perwakilan pengunjuk rasa di Terima Kasatpol PP Kabupaten Indramayu, Teguh budiharto diruang rapat ki tinggil, namun dalam pertemuan tersebut kasatpol PP tidak bisa menghadirkan Salman dihadapan sepuluh perwakilan pengunjuk rasa dengan alasan tidak ada di tempat. , ” Saya hanya bisa menampung semua tuntutan dan akan disampaikan kepada yang bersangkutannya, “ujar Teguh. Akhirnya setelah dilakukan berbagai dialog yang alot, perwakilan aksi unjuk rasa membubarkab diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pertemuan tersebut pengunjuk rasa tidak puas dan kecewa dan mengancam akan melakukan unjuk rasa lagi dan akan berkirim surat secara resmi yang di tandatangani semua organisasi yang hadir dalam unjuk rasa tersebut.
Tmp86/sucipto/red.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMI Asal Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO, Negara Harus Hadir Tangkap Dan Hukum Mati Yang Menjual Bangsa Sendiri
Proyek Pikir DPRD Kabupaten Indramayu Amburadul Dan Diduga Adanya jual Beli Proyek
Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.
Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg
Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.
Silaturahmi dengan Anggota DPRD Jabar, PPIB Utarakan Nasib Pedagang Sport Center Indramayu
Forum Dan Komunitas Pers di Indramayu Sebanyak 14 Ketua Organisasi Akan Selalu Solid di Bawah Naungan FKJI
Siap Perkuat Kaderisasi Dan Bersinergi Dengan Pembangunan Daerah, Secara Aklamasi! Ramadhan Listio Wimana Pimpin MPC.Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu,
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:20 WIB

PMI Asal Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO, Negara Harus Hadir Tangkap Dan Hukum Mati Yang Menjual Bangsa Sendiri

Jumat, 11 September 2026 - 01:11 WIB

Proyek Pikir DPRD Kabupaten Indramayu Amburadul Dan Diduga Adanya jual Beli Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.

Berita Terbaru