๐€๐ง๐ญ๐จ๐ง – ๐๐จ๐ญ๐ข ๐๐ฎ๐ค๐ญ๐ข๐ค๐š๐ง ๐’๐ž๐ค๐ญ๐จ๐ซ ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ง๐ข๐š๐ง ๐‘๐จ๐ก๐ฎ๐ฅ ๐๐š๐ง๐ ๐ค๐ข๐ญ,๐๐š๐ง๐ž๐ง ๐‘๐š๐ฒ๐š ๐Ÿ–,๐Ÿ—๐“๐จ๐ง /๐‡๐š.

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 02:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMPO86.COM ROKAN HULU (RAU)//ย Nampak luas Hamparan sawah hijau di Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambah Samo, berubah menjadi lautan emas sebagai tanda padi siap dipanen, Senin (7/9).

Di tengah kegembiraan para petani, Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., pegang rumpun padi senyum lebar. Hal ini bukan sekadar memanen hasil bumi, melainkan memanen hasil kerja keras, keseriusan, dan komitmen nyata pemerintahan Rokan Hulu di bawah duet Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti untuk mewujudkan Rokan Hulu Maju.

Panen bersama ini bukan sekadar seremoni. Angka yang tercatat berbicara sendiri: produktivitas padi di Desa Rambah Baru melonjak signifikan mencapai 8,9 ton per hektar, naik tajam dibandingkan tahun 2025 yang masih di angka 6,92 ton per hektar. Sebuah lompatan yang membuktikan kebijakan pertanian yang digagas Bupati Anton dan didukung penuh oleh Wakil Bupati Poti berjalan pada jalur yang tepat, berbasis data, berpihak pada petani, dan berorientasi pada ketahanan pangan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Visi Bersama: Pertanian Tulang Punggung Kemajuan Rohul

Kepemimpinan Anton dan Poti sejak awal menempatkan pertanian bukan sekadar sektor ekonomi biasa, melainkan fondasi utama pembangunan dan kemandirian daerah. Di tengah dinamika ekonomi yang berubah-ubah, pertanian tetap menjadi benteng yang menjaga kestabilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

โ€œKita ingin Rambah Baru tidak hanya menjadi sentra pertanian, tetapi berkembang menjadi kawasan agrowisata dan edukasi pertanian terpadu yang mengintegrasikan pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga infrastruktur,โ€ ujar Anton, menegaskan visi jangka panjang yang menjadi kesepakatan bersama dengan Wakil Bupati Poti.

Visi ini tercermin dalam langkah konkret yang dijalankan: Pertama, penyuluran bantuan benih untuk 400 hektar lahan di Rokan Hulu, dengan penekanan khusus 170 hektare di Kecamatan Rambah Samo. Kedua, pemberian 20 set alat mesin pertanian (Alsintan) modern kepada Kelompok Tani Agri Pondok, lengkap dengan bantuan pupuk NPK dari kemitraan CSR Perumda Rohul Hutan Jaya bukti sinergi pemerintah, BUMD, dan dunia usaha.
โ€‹
Ketiga, penerapan teknologi modern, pengembangan benih unggul, pengendalian hama terpadu, dan peningkatan indeks pertanaman paket lengkap yang dirancang untuk menaikkan rata-rata produktivitas daerah menjadi 5,5 ton/ha pada tahun 2026.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sinergi Anton dan Poti: Menggandeng Semua Pihak untuk Petani

Kehadiran jajaran pejabat tinggi dalam kegiatan ini, mulai dari Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, Perwira Polres dan Kejari Rokan Hulu, Ketua KTNA Rokan Hulul, Kepala Dinas Tanaman Pangan, hingga Camat Rambah Samo menunjukkan agenda ketahanan pangan bukan urusan satu orang atau satu dinas saja. Di bawah kepemimpinan Anton dan Poti, pembangunan pertanian menjadi gerakan bersama lintas sektor.

Bupati Anton menegaskan, panen hari ini adalah bukti nyata kerja keras melahirkan hasil. Dari tangan para petani, kita tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjaga kemandirian daerah. Pertanian harus menjadi kekuatan ekonomi sekaligus fondasi utama ketahanan pangan Rokan Hulu,” jelasnya, Senin siang.

Perhatian terhadap petani tidak berhenti di panen. Pemerintah Rohul terus memetakan potensi lahan sawah: dari total luas baku lahan sawah 1.432 hektar, lahan aktif mencapai ยฑ1.100 hektar yang tersebar di 8 kecamatan dengan Kecamatan Rambah Samo sendiri menyumbang 467,75 hektar dan Desa Rambah Baru 129 hektar. Data tahun 2025 menunjukkan total luas panen mencapai 3.520,4 hektar dengan produksi 18.390,62 ton GKP, yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun program yang lebih presisi dan menyentuh kebutuhan petani secara langsung.

Rokan Hulu Maju: Pertanian Kuat, Rakyat Sejahtera.
Keberhasilan panen di Rambah Baru adalah satu dari sekian banyak bab yang sedang ditulis pemerintahan Anton dan Poti. Visi โ€œRokan Hulu Maju โ€” Maju, Berbudaya, Sejahtera, Berkelanjutanโ€ tidak hanya diucapkan dalam pidato, tetapi ditanam di setiap jengkal tanah garapan petani, dipupuk dengan kebijakan yang berpihak, dan dipanen dalam bentuk kesejahteraan yang nyata.

Dengan komitmen yang tak tergoyahkan, sinergi antara Bupati dan Wakil Bupati, serta kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh, Rokan Hulu melangkah mantap di mana pertanian yang kuat menjadi penjamin pangan rakyat, dan rakyat yang sejahtera menjadi jaminan masa depan daerah yang gemilang.

Rokan Hulu Maju bukan sekadar slogan. Ia adalah janji yang ditunaikan di sawah, di ladang, di setiap kebijakan yang lahir untuk rakyat “pungkasi.

(M.Taufik)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Berita Terbaru