Pekerjaan Proyek Konstruksi Jalan Temiyang Pejaten Diduga Asal Asalan Dan Kwalitas Material Dibawah Standar “

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Tempo86. com,
Proyek rekonstruksi jalan beton yang menghubungkan Temiyang – Pejaten di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan tajam dari Warga setempat. Proyek infrastruktur milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu ini diduga kuat dikerjakan secara curang dan tidak sesuai teknis. Proyek ini juga diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

Warga setempat berinisial S (43) yang ditemui di lapangan pada Jumat (17/7/2026), mengatakan sebagian titik pengecoran jalan terpantau pada bagian-bagian tertentu sama sekali tidak menggunakan alas plastik penahan semen.

Ketiadaan material krusial ini memicu kekhawatiran Warga terkait mutu dan ketahanan jangka panjang jalan tersebut.
“Kami terpaksa memasang alas coran. Hal ini saya lakukan karena saat ngecor di wilayah RT 6 RW 02 Blok Rancawas tidak pakai plastik. Plastik hanya di samping kiri kanan jalan,” ujar Warga setempat yang identitasnya agar dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kekhawatiran warga sangat beralasan karena fungsi plastik tersebut sangat penting untuk menjaga kelembapan beton.
“Kalau tidak ada plastiknya, jalan ini nanti bisa jadi cepat retak. Buktinya yang sudah dicor pada retak. Kami melihat sendiri alas plastik hanya buat pajangan. Saat dilakukan pengecoran beton, plastik digulung, diambil lagi setelah difoto pelaksana,” ujarnya

Melihat kondisi ini, di lapangan bahkan sempat diwarnai aksi swadaya yang memprihatinkan dari masyarakat. Demi menjaga agar kualitas jalan di depan rumah mereka tidak hancur, sejumlah warga secara sukarela merelakan plastik dan terpal yang biasa digunakan untuk menjemur padi dijadikan alas cor beton.

Baca Juga:  " Imbas Perusakan Alun Alun Akibat Unjuk Rasa Penolakan Revitalisasi Tambak, Kompi Pertanyakan Nilai Ganti Rugi "

Selain persoalan teknis alas plastik, sorotan juga tertuju pada waktu pelaksanaan proyek. PT Putri Pringga Baya, selaku kontraktor yang memenangkan tender bernilai fantastis Rp4.774.917.000, terpantau kerap melakukan aktivitas pengecoran pada malam hari.Warga menduga pemilihan waktu malam hari sengaja dilakukan untuk menghindari pengawasan dari dinas terkait maupun masyarakat.

Proyek rekonstruksi jalan di sini juga kok pasang besi dowelnya jaraknya per titik sampai 100meter, padahal yang kami dengar idealnya 5–10 meter. Kalau begini jelas curang dan bisa dipastikan bangunan jalan cepat rusak,” tambah H (54), Warga setempat lainnya.

Publik mendesak agar pihak terkait, mulai dari pengawas internal hingga Dinas PUPR Indramayu beserta jajaran terkait lainnya, segera turun tangan ke lokasi dan menghentikan pekerjaan yang berbau kecurangan.

Masyarakat meminta pihak berwenang melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas jika terbukti ada pelanggaran spesifikasi kerja demi menyelamatkan uang negara yang bernilai miliaran rupiah tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan,pihak PT Putri Pringga Baya selaku pelaksana proyek dan dinas terkait belum memberikan tanggapan resmi mengenai pekerjaan yang menjadi sorotan publik tersebut.

Tmp86/sucipto/red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.
Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg
Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.
Silaturahmi dengan Anggota DPRD Jabar, PPIB Utarakan Nasib Pedagang Sport Center Indramayu
Forum Dan Komunitas Pers di Indramayu Sebanyak 14 Ketua Organisasi Akan Selalu Solid di Bawah Naungan FKJI
Siap Perkuat Kaderisasi Dan Bersinergi Dengan Pembangunan Daerah, Secara Aklamasi! Ramadhan Listio Wimana Pimpin MPC.Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu,
Puncak Hari Koperasi ke-79 di Indramayu Meriah,Gelar Santunan Yatim Piatu Dan Jalan Santai Dengan Berbagai Hadiah.
GRIB JAYA DPC Indramayu Gelar Muscab Dan Rapat Kerja Tahun 2026, Prioritasksn Penguatan Organisasi dan Pemberdayaan Masyarakat “
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Silaturahmi dengan Anggota DPRD Jabar, PPIB Utarakan Nasib Pedagang Sport Center Indramayu

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Forum Dan Komunitas Pers di Indramayu Sebanyak 14 Ketua Organisasi Akan Selalu Solid di Bawah Naungan FKJI

Berita Terbaru