Diduga Dana desa di pangkas, program titipan “langit” tetap eksis.

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat-Tempo86.com

Dana desa Tahun 2026 rata-rata di pangkas hingga 70%,yang awal nya milyaran rupiah  menyusut menjadi sekitar Rp.300 an juta.Tentunya dengan menyusut nya dana desa mengancam program-program  pemerintahan desa seperti program penanggulangan kemiskinan ekstrim, stunting dan pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

walaupun dana desa di pangkas program-program titipan “langit tetap eksis seperti pengadaan Videotron sebesar Rp.40 an juta, program pelatihan trauma healing pasca bencana berbasis komunitas dengan anggaran sebesar Rp.10 juta dan program sosialisasi dengan anggaran sebesar Rp.50 juta.

Dari Tiga program yang tidak masuk dalam rencana kerja pemerintah Desa (RKPDes) tersebut,Dua di antaranya sudah selesai di kerjakan yaitu pengadaan Videotron dan program pelatihan.

Sedangkan satu program lagi belum di kerjakan,yang menarik program yang satu ini anggaran nya cukup besar tetapi jenis kegiatan nya dan kapan di laksanakan belum di ketahui.walaupun begitu sebagian kepala desa sudah membayarkan panjar (uang muka) sebesar Rp.25 juta.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah

Salah seorang kepala desa yang nama nya tidak ingin di tulis mengatakan,APDESI meminta kepala desa untuk membuat  anggaran sebesar Rp.50 juta untuk kegiatan.

“kalau kegiatan kita yang buat,Rp.20 juta di bayar kan kepada APDESI sedangkan Rp.30 Juta untuk kegiatan.tetapi kalau APDESI yang buat kegiatan kita wajib nyetor Rp.50 juta dan kepala desa dapat cash back 10% atau Rp.5 juta”,kata kades tersebut.

kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa Robby deritawan Sitepu yang di minta konfirmasi nya,Rabu (22/07/2026) melalui pesan WhatsApp sayangnya tidak menjawab.

Sementara itu ketua DPC APDESI Kabupaten Langkat Hasan Basri yang juga di konfirmasi via pesan WhatsApp juga tidak mendapat respon,hanya terlihat centang satu.(Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.
𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:45 WIB

𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru

Uncategorized

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:22 WIB