Akses Jalan Protokol Desa Tanjung Ibus Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemkab Langkat.

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMPO86.com –  KABUPATEN LANGKAT (SUMUT), Kondisi akses jalan protokol desa sepanjang kurang lebih 200 meter di Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, saat ini mengalami kerusakan cukup parah dan memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut hingga kini belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat.

Jalan protokol itu tidak hanya digunakan warga Desa Tanjung Ibus, tetapi juga menjadi jalur utama masyarakat Desa Jaring Halus yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Desa Jaring Halus sendiri merupakan desa pesisir yang akses transportasinya sangat bergantung pada jalur darat di Desa Tanjung Ibus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dermaga motor boot milik warga Desa Jaring Halus berada di Dusun X Pematang Buluh, Desa Tanjung Ibus.

Selain itu, hasil tangkapan nelayan dari Desa Jaring Halus maupun hasil produksi perkebunan kelapa sawit masyarakat Desa Tanjung Ibus juga keluar melalui akses jalan tersebut.

Baca Juga:  Jelang Reforma Agraria Summit 2024, Menteri AHY: Kita Dorong Tanah Masyarakat yang Disertipikatkan Bisa Makin Produktif

Warga menyebutkan, kondisi jalan yang rusak telah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum ada upaya perbaikan maupun pengaspalan dari Pemerintah Kabupaten Langkat.

Padahal aktivitas ekonomi masyarakat sangat bergantung pada kelancaran akses jalan tersebut.

Pada Rabu (13/5/2026), sejumlah warga yang ditemui awak media mengeluhkan kondisi badan jalan yang semakin rusak. Bahkan salah seorang pengendara sepeda motor mengalami mati mesin saat melintasi jalan berlubang dan berlumpur tersebut.

“Kami berharap pemerintah daerah segera memperhatikan dan memperbaiki jalan ini sebelum kerusakannya semakin parah. Jangan sampai masyarakat melakukan aksi menanam pohon di badan jalan sebagai bentuk protes,” ujar salah seorang warga kepada awak media.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Langkat segera turun tangan melakukan pembangunan dan pengaspalan jalan demi menunjang aktivitas ekonomi, transportasi, serta keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

(Red -Prd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Berita Terbaru