” Wartawan Kembali Direndahkan Ketika Mau Meliput Audensi Masyarakat Sukra Dengan Sekretaris Daerah “

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Tempo86. com,
Kemerdekaan Pers kembali dilanggar kepada seorang wartawan dalam melaksanakan tugasnya,ketika mau meliput audensi masyarakat Sukra yang menamakan dirinya forum masyarakat perduli Jawa Barat dengan Sekretaris Daerah di Pendopo kabupaten, penjaga satuan pengamanan didepan ruangan kantor sekda tidak memperbolehkan wartawan masuk bahkan mendorongnya, hari ini kamis (9/7/26).

Padahal sesutu yang menyangkut kepentingan masyarakat, wartawan berhak meliput kegiatan tersebut dan menyebarluaskan sepanjang itu positif, di dalam undang undang pers nomer 40 tahun 1999 jelas disebutkan tugas dan fungsi seorang wartawan adalah sebagai kontrol sosial tanpa campur tangan negara, menegakan demokrasi, supremasi hukum, hak asasi manusia dan menegakan keadilan.

Namun pada kenyataannya di lapangan masih banyak yang terjadi, wartawan masih ada yang ditolak bahkan di rendahkan dalam acara acara tertentu dan dihalangi dalam menjalankan tugasnya .
Wartawan harus bersatu untuk melawan ketidak adilan dan kesewenang wenangan yang terjadi dilapangan.

Menurut pemerhati pembangunan daerah Indramayu, Yudo anggoro yang juga mantan wartawan nasional, menyayangkan sikap penolakan kepada wartawan yang sedang melaksanakan tugasnya untuk meliput dilingkungan pemerintah daerah terlepas atas perintah atau tidak dari pejabat yang bersangkutan kepada SATPAM yang menjaga kantor tersebut.
, ” Seharusnya sebagai seorang pejabat bermitra dengan wartawan, tidak untuk dihindari dan dimusuhi, ” Jelas yudo.

Tmp86/sucipto/red.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMI Asal Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO, Negara Harus Hadir Tangkap Dan Hukum Mati Yang Menjual Bangsa Sendiri
Proyek Pikir DPRD Kabupaten Indramayu Amburadul Dan Diduga Adanya jual Beli Proyek
Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.
Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg
Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.
Silaturahmi dengan Anggota DPRD Jabar, PPIB Utarakan Nasib Pedagang Sport Center Indramayu
Forum Dan Komunitas Pers di Indramayu Sebanyak 14 Ketua Organisasi Akan Selalu Solid di Bawah Naungan FKJI
Siap Perkuat Kaderisasi Dan Bersinergi Dengan Pembangunan Daerah, Secara Aklamasi! Ramadhan Listio Wimana Pimpin MPC.Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu,
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:20 WIB

PMI Asal Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO, Negara Harus Hadir Tangkap Dan Hukum Mati Yang Menjual Bangsa Sendiri

Jumat, 11 September 2026 - 01:11 WIB

Proyek Pikir DPRD Kabupaten Indramayu Amburadul Dan Diduga Adanya jual Beli Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Proyek Betonisasi Jalan Desa Karanganyar Yang Dikerjakan CV.Nanda Putra Diduga Asal Asalan.Tak Sesuai Spek,Baru Sehari Sudah Retak.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Mengantisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Mahasiswa KKN Unwir Kolaborasi Damkar Indramayu Mengudukasi Warga Sliyeg

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Forum masyarakat kritis soroti kerugian negara sebesar Rp.263 juta di dinas perikanan Langkat.

Berita Terbaru