Meriahkan HUT RI, Anggota DPRD Langkat, Turunkan Seni Reoq.

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat-Tempo86.com

Masih dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, anggota DPRD Langkat, Juriah turunkan pertunjukan hiburan rakyat, Reog Ponorogo di Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Selasa (18/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertunjukan seni menampilkan aksi memukau dari kesenian tradisional Reog Ponorogo, asal Jawa Timur itu menampilkan tarian di arena terbuka sebagai hiburan rakyat sarat unsur magis.

Pertunjukan ini menampilkan tokoh umat penari topeng kepala Singa berhias bulu merak raksasa, ditemani penari berkuda lumping dan warok.

Penampilan Seni Reog Ponorogo diiringi musik Gamelan khas seperti kenong, kendang, kempul, angklung dan selompret membuat penonton semakin antusias menyaksikan hiburan rakyat tersebut.

“Atraksi kekebalan tubuh atau trance, yang ditampilkan para pemain Reog Ponorogo penuh unsur magis. Lompatan tinggi ke atas, jungkir balik, bahkan seorang perempuan atau pria duduk di atas topeng kepala Singa, pemain tetap kuat menanggung beban yang diperkirakan seberat 75 kg”, sesuai pantauan kru Metro Online di lapangan.

Hiburan dirangkai dengan berbagai kegiatan lomba antar tim, seperti makan kerupuk, lomba membawa guli dalam sendok, sejumlah istri yang menutup tubuhnya pakai kain sarung, lalu suami diminta untuk menebak yang mana istrinya, kuda kepang, dan lainnya.

Semua kegiatan diperlombakan mendapat hadiah, bagi juara 1, 2 dan 3 mendapat hadiah utama seperti tong air ukuran besar, keranjang pazero (keranjang kain), lemari pakaian terbuat dari plastik, kipas angin, ambal, tikar spom.

Baca Juga:  Himbauan Kantah Kab. Jepara Pasang Patok Batas Tanah

Sementara hadiah hiburan lainnya panci, minyak goreng, dandang kukusan, rantang, wajan, baskom, payung dan lainnya. Atraksi Reog Ponorogo disaksikan ratusan warga yang datang dari berbagai desa dan kelurahan se-Kecamatan Sei Lepan.

Sri Kandi PDI Perjuangan, Juriah yang sudah dua periode duduk di DPRD Langkat itu mengatakan, ia menurunkan Seni Reog Ponorogo, selain bertujuan untuk menghibur masyarakat, juga sekaligus untuk melestarikan budaya tradisional.

Dikatakan, 20 tahun belakangan ini banyak suku di Indonesia mulai lupa atau meninggalkan budaya asli mereka. Hal Ini mungkin bisa terjadi karena arus globalisasi, masuknya teknologi modern, dan kurangnya minat generasi muda belajar adat istiadat asli dari leluhur mereka, ucapnya.

Dengan tampilnya seni tradisional seperti Seni Reog Ponorogo yang disaksikan masyarakat banyak hari ini, diharapkan bisa menumbuhkan minat generasi muda mencintai dan belajar budaya asli leluhur mereka, ujar politisi PDI Perjuangan itu, seraya mengatakan, setiap tahun perayaan HUT RI, ia selalu menurunkan hiburan rakyat bernuansa budaya tradisional.

Selain kurangnya minat generasi muda belajar adat budaya leluhur asli mereka, juga tidak terlepas dari kurangnya orangtua mengajarkan adat budaya leluhurnya kepada anak-anak mereka di rumah, tutupnya.(Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Langkat Ketok 13 Ranperda Masuk Propemperda 2027: Tata Niaga TBS dan Tenaga Kerja Lokal Jadi Sorotan.
Rapat Paripurna DPRD Langkat, 13 Ranperda 2027 Ditetapkan.
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:40 WIB

DPRD Langkat Ketok 13 Ranperda Masuk Propemperda 2027: Tata Niaga TBS dan Tenaga Kerja Lokal Jadi Sorotan.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:37 WIB

Rapat Paripurna DPRD Langkat, 13 Ranperda 2027 Ditetapkan.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Berita Terbaru

Uncategorized

Rapat Paripurna DPRD Langkat, 13 Ranperda 2027 Ditetapkan.

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:37 WIB