𝟏𝟎𝟎 π–πšπ«π πš π‰πšπ₯𝐚𝐧𝐒 π“π«πšπœπ’π§π  𝐓𝐁𝐂 𝐝𝐒 𝐏𝐓.𝐇𝐓𝐇, π„π¦π©πšπ­ 𝐎𝐫𝐚𝐧𝐠 π“πžπ«π£πšπ«π’π§π  π’πœπ«πžπžπ§π’π§π 

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

π“π„πŒππŽπŸ–πŸ”.π‚πŽπŒ π‘πŽπŠπ€π 𝐇𝐔𝐋𝐔// Upaya memburu dan memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Rokan Hulu terus diperluas. Kali ini, deteksi aktif menyasar masyarakat di kawasan PT Hutahaean (HTH), Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Sabtu (5/9/2026).

Dalam kegiatan Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) tersebut, sebanyak 100 peserta menjalani pemeriksaan. Hasil screening awal menemukan empat orang yang terjaring dan membutuhkan tindak lanjut pemeriksaan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan dilakukan melalui beberapa metode, mulai dari pengambilan dahak/sputum, rontgen, hingga Tes Cepat Molekuler (TCM). Metode tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat yang terindikasi dapat segera mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan sesuai prosedur kesehatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu dr. Hj. Yeni Dwi Putri Anton. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr. Bambang Triono, MM. diwakili Kabid dr. Siti Zubaidah.

Turut hadir Camat Tambusai Muammer Ghadafi, S.Sos., Kepala Puskesmas Tambusai Ns. Tentri Rafida Hanim, S.Kep., M.M., serta Kepala Desa Batang Kumu Normal Harahap.

Kabid Dinas Kesehatan Rohul dr. Siti Zubaidah menegaskan, kegiatan tracing bukan sekadar pemeriksaan, tetapi merupakan langkah untuk menemukan kasus sedini mungkin agar masyarakat yang membutuhkan penanganan dapat segera memperoleh pengobatan.

β€œTarget tracing ini agar cepat dapat diobati serta melakukan pencegahan terhadap kemungkinan penularan kepada yang lain,” ujar dr. Siti Zubaidah.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Alat Medis MOT Di RSUD Kota Dumai, Para Saksi Akan Kembali Di Periksa

Menurutnya, penemuan kasus secara aktif menjadi bagian penting dalam pengendalian TBC. Semakin cepat masyarakat yang terindikasi ditemukan dan mendapatkan pemeriksaan lanjutan, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan.

Dari 100 peserta, empat orang terjaring dalam screening. Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa deteksi aktif di lapangan masih sangat diperlukan untuk menemukan potensi kasus yang mungkin belum teridentifikasi.

Namun demikian, empat orang tersebut tidak serta-merta dapat disebut positif TBC, karena hasil screening perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan penegakan diagnosis sesuai prosedur medis.

Dari pihak perusahaan, Humas PT HTH Endri menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Pihak perusahaan mendukung kegiatan kesehatan yang dilakukan bersama pemerintah dan tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat di sekitar kawasan perusahaan.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada proses screening. Setiap warga yang terjaring harus mendapatkan tindak lanjut pemeriksaan, pengobatan apabila terkonfirmasi, serta pemantauan guna mencegah potensi penularan lebih luas.

Langkah tersebut menegaskan bahwa perang terhadap TBC tidak cukup dilakukan di balik meja atau hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan. Petugas harus turun langsung mencari potensi kasus di tengah masyarakatβ€”karena semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula mata rantai penularan dapat diputus.***(M.Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Berita Terbaru