Indramayu – Tempo86. com, Masyarakat kroya dan masyarakat Cikawung begitu antusias berbondong bondong menghadiri peresmian tugu titik nol kilometer yang dibangun di desa suka Slamet kecamatan kroya yang berbatasan dengan desa Cikawung kecamatan trisi, tugu titik nol kilometer tersebut nantinya sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Indramayu barat. Dengan peresmian itu keinginan dan cita cita masyarakat di wilayah barat untuk membentuk pemerintahan sendiri secepatnya akan terwujud.
Sekira 2000 masyarakat diperkirakan menghadiri jalannya acara dengan menunggu datangnya bupati dan wakil bupati yang akan meresmikan bangunan berupa tugu titik nol kilometer, hadir dalam kesempatan tersebut para pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten indramayu,beberapa camat, tokoh tokoh masyarakat yang selama ini memperjuangkan untuk pembentukan kabupaten Indramayu barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akhirnya tepat pukul 15 Wib. Bupati dan Wakil Bupati, Lucky hakim dan saifuddin tiba dilokasi, masyarakat berdesak desakan menyambut keduanya dengan meneriakan namanya, ini rasa kegembiraan dan kebahagian masyarakat baru melihat bupatinyabupatinya, maklum karena daerah terpencil jauh dari kota dan tidak pernah dikunjungi pemimpinnya.
Ketua POSMI IMBAR dan juga Ketua Panitia penyelenggara, Sudarman dalam laporannya sekaligus mengawali acara tersebut menjelaskan, dirinya sangat berterimakasih atas bantuan dan dukungan Bupati dan Wakil Bupati, DPRD, tokoh Intelektual dari Perguruan tinggi, organisasi islam dan pemerhati Indramayu barat dengan terselenggaranya acara ini yaitu peresmian tugu titik nol kilometer daerah otonomi baru kabupaten Indramayu barat , ” Yang perlu saya sampaikan kepada Bupati, yang hadir hari ini ada 2000 orang, untuk itu Bupati dan wakil bupati berkenan meresmikannya, ” Tegasnya
Sementara itu Lucky hakim dalam amanatnya mengatakan untuk bersabar menunggu keputusan dari Kemendagri, karena dalam moratorium nanti akan dinilai, sanggup daerah pemekaran atau otonomi baru menghidupi ekonominya, untuk hasil pertanian iya.. tapi apa cukup oleh karena itu kita berusaha membangun kawasan kawasan industri yang bisa menunjang itu. , ” Kita tinggal menunggu dua tanda tangan moratorium dari pusat, pesan saya, tolong di jaga tugu ini agar tidak dirusak atau dicoret coret, apalagi ada ornamen bentuk senjata cakra dan bentuk senjata kujang, ” Ujar bupati
Tmp86/sucipto/red.













