Pj. Gubernur NTT Serahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah Adat

- Penulis

Kamis, 7 Maret 2024 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMPO86.COM |KUPANG (NTT).Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake, SH., MDC melanjutkan kunjungan kerja hari kedua di Kabupaten Sumba Barat daya dengan menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah adat situs Rate Nggaro Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo dan rumah adat situs Wainyapu Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya Rabu (6/02/24).

Camat Kodi Balaghar, Adi Mada pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bencana kebakaran yang terjadi di kawasan rumah adat tersebut diperkirakan melahap sebanyak 57 rumah adat.

Sedangkan Ketua Suku Adat Wainyapu Andreas Mahemba menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dari pemerintah Provinsi NTT sehingga bersama masyarakat setempat dapat membangun kembali rumah adat yang terbakar pasca musibah kebakaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dari pemerintah Provinsi NTT atas bantuan rehabilitasi ini dan akan kami segera pergunakan dana bantuan rehabilitasi ini untuk membangun kembali rumah adat pasca terjadinya kebakaran”, ungkap Ketua Suku Wainyapu.

Bantuan simbolis diterima oleh ketua Suku Adat Wainyapu, Andreas Mahemba dan Camat Kodi Bangedo, Soleman Milla Ate.

Untuk diketahui, bantuan rehabilitasi rumah adat situs Rate Nggaro Desa Maliti Bondo Ate Kecamatan Kodi Bangedo sebesar Rp. 50.000.000 dan bantuan untuk rumah adat situs Wainyapu Desa Wainyapu Kecamatan Kodi Balaghar sebesar Rp. 75.000.000.

Baca Juga:  Polsek Tambusai Utara Ringkus Pencuri Motor dan Hp Milik Reksnya sendiri

_*Pj. Gubernur NTT Menyaksikan langsung Tradisi Perang Adat Pasola*_

Usai menyerahkan bantuan untuk rehabilitasi rumah adat situs Rate Nggaro Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo dan rumah adat situs Wainyapu Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya, Pj Gubernur bersama rombongan juga berkesempatan menyaksikan langsung tradisi perang adat Pasola bertempat di lapangan Kacaru Kampung Wainyapu Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Dalam konteks ritual, Pasola merupakan tradisi perang adat dimana dua kelompok penunggang kuda saling berhadapan, kejar-mengejar seraya melempar lembing kayu kearah lawan.

Atraksi perang adat Pasola dilakukan oleh dua wilayah yaitu wilayah Balaghar melawan wilayah Bangedo dengan jumlah peserta dari masing masing perwakilan wilayah sebanyak 25 peserta.

Kegiatan perang adat Pasola ini diselenggarakan dalam satu tahun sebanyak 6 kali dibagi dalam dua bulan yaitu bulan Februari diselenggarakan sebanyak 3 kali dan di bulan Maret juga diselenggarakan sebanyak 3 kali.

Turut hadir Bupati Sumba Barat daya, Dr. Kornelis Kodi Mete, Plt. Kadis pariwisata Prov. NTT, Johni Rohi dan unsur Forkopimda Kabupaten Sumba Barat Daya.

Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan.

(Red)**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Rohul Tegaskan Komitmenya Pemberantasan Korupsi, Rp.862 Juta Berhasil di Pulihkan
Polsek Tambusai Utara Dorong Pemanfaatan Lahan Jagung Untuk Mendukung Swasembada Pangan
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Padangsidimpuan Bidik Status Lumbung Bawang Merah, Pemkot Mulai Tanam 5 Hektare Bima Brebes
Purna Tugas Dengan Pretasi, H.Agus Salim Kenang Tiga Dekade Pengabdian di Diskominfo
Progam Polisi Cinta Petani, Polsek Tambusai Utara Pengembangan Jagung di Mekarjaya
Kantor Pertanahan Kabupaten Jepara Melaksanakan Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila
Selamat Memasuki Purna Tugas Ibu Siti Sulistiyah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WIB

Kejari Rohul Tegaskan Komitmenya Pemberantasan Korupsi, Rp.862 Juta Berhasil di Pulihkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:20 WIB

Polsek Tambusai Utara Dorong Pemanfaatan Lahan Jagung Untuk Mendukung Swasembada Pangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:26 WIB

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:02 WIB

Padangsidimpuan Bidik Status Lumbung Bawang Merah, Pemkot Mulai Tanam 5 Hektare Bima Brebes

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:39 WIB

Progam Polisi Cinta Petani, Polsek Tambusai Utara Pengembangan Jagung di Mekarjaya

Berita Terbaru