Polres Rohul Amankan Aksi PMRK Demonstran di Sambut Dengan Tajam dan Selendang Simbul Budaya, Serta Green Polincing

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TEMPO86.com_, ROKAN HULU, Polres Rokan Hulu berhasil menjaga keamanan ratusan masyarakat Persukuan Melayu Rantau Kasai (PMRK) yang menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres dan Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (7/4/2026). Dalam pengamanan, aparat tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menghadirkan pendekatan humanis dan penuh kearifan lokal, serta penguatan Green Poliching melalui penyerahan bibit pohon.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 338 personel Polres dan Polsek rayonisasi diterjunkan untuk memastikan jalannya aksi tertib dan aman. Massa aksi sekitar 300 orang datang menggunakan bus dan minibus, membawa spanduk dan pengeras suara untuk menyampaikan tuntutan terkait pengakuan hak ulayat masyarakat adat serta penolakan kriminalisasi tokoh adat.

 

Pendekatan humanis Polres terlihat nyata melalui penyambutan masyarakat demonstran dengan memakai tanjak dan selendang, simbol budaya Melayu, sambil memberikan bunga sebagai tanda persahabatan dan rasa hormat kepada peserta aksi. Selain itu, aparat juga membagikan air minum agar masyarakat tetap nyaman selama berorasi.

Baca Juga:  Konsisten Lima Tahun Berturut-turut, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Badan Publik Predikat Informatif 2025

 

Wakapolres Rokan Hulu, Kompol I Made Juni Artawan, S.I.K, M.H mengatakan, “Kami ingin menunjukkan bahwa Polres tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap masyarakat dan menghormati budaya lokal. Aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan aman dan tertib.”

 

Usai menyampaikan aspirasi di Mapolres, massa melanjutkan aksi ke Kantor DPRD Rokan Hulu untuk mediasi. Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyepakati beberapa poin penting, termasuk pengelolaan mandiri 40 persen dari 11.600 hektare lahan eks PT Torganda oleh masyarakat adat, serta jaminan tidak adanya kriminalisasi terhadap tokoh adat.

 

Seluruh rangkaian aksi berakhir pukul 15.20 WIB dengan massa membubarkan diri secara tertib. Keberhasilan ini menegaskan peran Polres Rokan Hulu sebagai pengaman yang humanis, menghargai budaya, dan peduli terhadap masyarakat. (Humas Polres Rohul)

 

(M.Taufik)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Rohul Tegaskan Komitmenya Pemberantasan Korupsi, Rp.862 Juta Berhasil di Pulihkan
Polsek Tambusai Utara Dorong Pemanfaatan Lahan Jagung Untuk Mendukung Swasembada Pangan
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Padangsidimpuan Bidik Status Lumbung Bawang Merah, Pemkot Mulai Tanam 5 Hektare Bima Brebes
Purna Tugas Dengan Pretasi, H.Agus Salim Kenang Tiga Dekade Pengabdian di Diskominfo
Progam Polisi Cinta Petani, Polsek Tambusai Utara Pengembangan Jagung di Mekarjaya
Kantor Pertanahan Kabupaten Jepara Melaksanakan Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila
Selamat Memasuki Purna Tugas Ibu Siti Sulistiyah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WIB

Kejari Rohul Tegaskan Komitmenya Pemberantasan Korupsi, Rp.862 Juta Berhasil di Pulihkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:20 WIB

Polsek Tambusai Utara Dorong Pemanfaatan Lahan Jagung Untuk Mendukung Swasembada Pangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:26 WIB

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:02 WIB

Padangsidimpuan Bidik Status Lumbung Bawang Merah, Pemkot Mulai Tanam 5 Hektare Bima Brebes

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:39 WIB

Progam Polisi Cinta Petani, Polsek Tambusai Utara Pengembangan Jagung di Mekarjaya

Berita Terbaru