Tempo86.com
Semarang – Dalam rangka mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat Kota Semarang, perwakilan dari Kantor Pertanahan Kota Semarang menghadiri rapat pembahasan rancangan Kajian Alih Fungsi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Semarang, pada Senin, (14/07/2025) di Ruang Rapat BRIDA.
Kantor Pertanahan Kota Semarang diwakili oleh Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Warto, A.Ptnh., M.H., yang turut serta dalam pembahasan bersama perwakilan pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat ini membahas substansi kajian alih fungsi lahan KP2B yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Fokus utama pembahasan adalah mengenai persiapan alternatif lokasi pengganti atas lahan pertanian yang akan dialihfungsikan, agar tetap selaras dengan kebijakan perlindungan lahan pertanian dan perencanaan tata ruang wilayah.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses perencanaan pembangunan yang responsif terhadap aspek keberlanjutan, sekaligus menunjukkan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Semarang, Kementerian ATR/BPN, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan bahwa pembangunan dilakukan secara legal, terukur, dan sesuai dengan prinsip tata ruang berkeadilan.
Diharapkan, melalui kolaborasi ini, pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan pendidikan dan keberlangsungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kota Semarang.
#KantahKotaSemarang
#PelayananPertanahan
#ATRBPN
#KantorPertanahanKotaSemarang
#KementerianATRBPN
#IndonesiaLengkap
#ATRBPNKiniLebihBaik
#ATRBPNMajudanModern
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#ZonaIntegritas
#KantahKotaSemarang
#HumasKantahKotaSemarang
#SemarangHebat













