Kekecewaan Mendalam Om Bob: Aksi Anarko Tunggangi Momentum Hari Buruh

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Pati, Jawa Tengah – Peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2025, yang seharusnya menjadi momentum soliditas dan penyampaian aspirasi kaum pekerja di depan Gedung Gubernur Jawa Tengah, justru diwarnai insiden yang mencoreng citra perjuangan.

Sekelompok orang yang mengidentifikasi diri dengan gerakan anarko tiba-tiba muncul dan melakukan serangkaian tindakan anarkis, mulai dari mencoret-coret fasad gedung hingga melakukan perusakan di area sekitar. Aksi yang sama sekali tidak terkait dengan agenda utama buruh ini seketika memicu reaksi keras dari berbagai elemen pekerja yang hadir.

Kejadian tak terduga ini bermula saat ribuan pekerja dari berbagai penjuru Jawa Tengah menyampaikan aspirasi mereka secara damai. Tiba – tiba sekelompok individu berpakaian hitam dan tertutup wajah justru memilih jalur konfrontasi dan anarki. Coretan-coretan bernada provokatif dan simbol-simbol yang tidak relevan dengan isu buruh menghiasi tembok gedung, menciptakan pemandangan yang kontras dengan semangat perjuangan yang dibawa oleh mayoritas peserta aksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparat kepolisian yang sigap merespons kejadian ini langsung melakukan tindakan pengamanan dan pembubaran terhadap aksi anarkis tersebut. Proses penyelidikan pun segera dilakukan untuk mengidentifikasi motif dan jaringan di balik tindakan ini.

Slamet Widodo (Om Bob), sosok sentral dan pendiri SPN Kabupaten Pati, tanpa ragu mengecam keras perilaku kelompok tersebut. Dengan nada tegas, Om Bob menyatakan bahwa aksi anarko ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai perjuangan buruh yang selalu mengedepankan cara-cara damai dan konstruktif. “Ini bukan cara kami berjuang. Mereka datang dengan agenda sendiri dan merusak citra perjuangan buruh yang tulus,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Pilkada Jateng 2024, Paslon Ahmad Luthfi-Gus Yasin Dapatkan Nomor Urut 2

Lebih lanjut, Om Bob menekankan bahwa gerakan anarko tidak memiliki akar maupun tujuan yang sama dengan perjuangan buruh untuk mendapatkan hak-hak yang layak. Ia melihat tindakan ini sebagai upaya untuk menunggangi momentum May Day demi kepentingan ideologi yang sama sekali berbeda. “Kami, kaum buruh, menolak segala bentuk kekerasan dan anarki. Kami percaya pada dialog dan aksi damai untuk mencapai tujuan kami,” imbuhnya.

Gelombang kecaman juga datang dari berbagai serikat pekerja dan organisasi buruh lainnya. Mereka sepakat bahwa tindakan anarkis segelintir orang ini tidak merepresentasikan semangat dan tujuan utama peringatan May Day. Mereka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menegaskan komitmen mereka untuk terus berjuang melalui cara-cara yang bermartabat.

Lebih lanjut Om Bob mendukung penuh langkah Kepolisian untuk menindak para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Tindakan anarkis ini bukan hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga merusak esensi dari peringatan May Day sebagai hari solidaritas dan perjuangan buruh, pungkasnya.

(Humas Resta Pati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Galian C Sumberejo Diduga Terkesan Adanya Pembiaran, Ketum BPI KPNPA RI: Menunggu Bencana Baru Ditindaklanjuti
Sinergi Polisi dan Pemuda: Polsek Sukolilo Laksanakan Siaga Bersama
Wamen Ossy Terima Penghargaan Baznas Award 2025
Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN Tekankan Pentingnya Komunikasi Publik Dalam Pengelolaan Pengaduan
Kementerian ATR/BPN Dorong Pendaftaran Tanah Ulayat di Luwu Timur untuk Beri Perlindungan bagi Masyarakat Hukum Adat
Kantah Kota Semarang Ikuti Bimtek Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Dorong Akselerasi Reforma Agraria
Sosialisasi Pengadaan Tanah Tambahan Ruas Tol Semarang–Demak Seksi I: Dorong Pemahaman dan Partisipasi Masyarakat
Jadi Pembicara #DemiIndonesia, Menteri Nusron: Siap Menahan Laju Alih Fungsi Lahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:36 WIB

Tambang Galian C Sumberejo Diduga Terkesan Adanya Pembiaran, Ketum BPI KPNPA RI: Menunggu Bencana Baru Ditindaklanjuti

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:51 WIB

Sinergi Polisi dan Pemuda: Polsek Sukolilo Laksanakan Siaga Bersama

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:48 WIB

Wamen Ossy Terima Penghargaan Baznas Award 2025

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:46 WIB

Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN Tekankan Pentingnya Komunikasi Publik Dalam Pengelolaan Pengaduan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:43 WIB

Kementerian ATR/BPN Dorong Pendaftaran Tanah Ulayat di Luwu Timur untuk Beri Perlindungan bagi Masyarakat Hukum Adat

Berita Terbaru

Uncategorized

Persiapan Pemberangkatan 377 JCK 2026 di Matangkan Pemkab Rohul

Sabtu, 18 Apr 2026 - 04:31 WIB

Uncategorized

Kunjungan Kantor Pertanahan Wilayah BPN Jawa Tengah

Jumat, 17 Apr 2026 - 06:13 WIB

Uncategorized

Kantah Kab. Jepara Komitmen Memberikan Pelayanan Terbaik

Jumat, 17 Apr 2026 - 06:12 WIB