Tempo86.com
Semarang – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan pendidikan yang berkelanjutan di Kota Semarang, Kantor Pertanahan Kota Semarang menghadiri Rapat Pembahasan Kajian Alih Fungsi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) untuk keperluan pembangunan Sekolah Rakyat, pada Selasa (1/07/2025).
Rapat yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Semarang ini berlangsung di Ruang Rapat BRIDA, dan dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait. Mewakili Kantor Pertanahan Kota Semarang, hadir Yeni Ike Anggraeny, S.H., M.Kn. bersama staf dari Seksi Penataan dan Pemberdayaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam forum tersebut, dibahas secara mendalam substansi kajian alih fungsi KP2B yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Fokus utama rapat adalah penyusunan rencana alternatif lokasi pengganti untuk lahan pertanian yang terkena dampak, guna memastikan keberlanjutan fungsi lahan pertanian sekaligus mendukung program pembangunan pendidikan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan yang terintegrasi, di mana seluruh pihak berupaya memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan tetap mematuhi ketentuan tata ruang serta mendukung tata ruang yang adil serta berkelanjutan.
Kolaborasi yang terjalin antara BRIDA, Kantor Pertanahan Kota Semarang, dan para pemangku kepentingan lainnya menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung penyediaan fasilitas pendidikan di Kota Semarang.
#KantahKotaSemarang
#PelayananPertanahan
#ATRBPN
#KantorPertanahanKotaSemarang
#KementerianATRBPN
#IndonesiaLengkap
#ATRBPNKiniLebihBaik
#ATRBPNMajudanModern
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#ZonaIntegritas
#KantahKotaSemarang
#HumasKantahKotaSemarang
#SemarangHebat













