Rokan Hulu Ukir Prestasi Nasional, Trima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TEMPO86.com_, Depok, Riuh tepuk tangan membahana di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Bojong Sari, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat (Jabar). Di atas panggung, Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, S.T., M.M., tersenyum bangga saat menerima penghargaan bergengsi dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., Senin (25/5/2026).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabupaten Rokan Hulu resmi dinobatkan sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang menerima penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

 

Penghargaan ini bukan sekadar trofi pajangan. Ini adalah buah dari komitmen panjang sebuah daerah yang menolak membiarkan identitasnya lumat oleh zaman. Rokan Hulu dinilai sukses menunjukkan praktik baik dalam menjaga, merawat, dan menghidupkan kembali bahasa daerah melalui sinergi dunia pendidikan, kebijakan lokal, dan keterlibatan aktif masyarakat.

 

Bahasa daerah adalah jangkar identitas. Namun, di era digital, bahasa ibu kerap terpinggirkan. Melalui program Revitalisasi Bahasa Daerah, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mengambil langkah strategis untuk menghidupkan kembali fungsi bahasa dan penuturnya dengan menyasar generasi muda.

 

Pendekatannya menyentuh akar rumput, yakni berbasis sekolah dan komunitas. Tujuannya satu: agar anak-anak muda di Rokan Hulu kembali bangga menyelipkan bahasa ibu dalam obrolan sehari-hari.

 

Plt. Kadisdikpora Rohul Alreza Ahyu menjelaskan, jalan menuju penghargaan nasional ini telah dirajut sejak akhir tahun lalu. Pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Riau yang digelar Balai Bahasa Riau pada November 2025, kontingen Rokan Hulu tampil digdaya. Mereka pulang sebagai Juara Umum dengan memborong 9 piala dari berbagai kategori kreatif:

 

1. Juara 1: Menulis Aksara Melayu (SD), Tembang Tradisi (SMP), serta Membaca dan Menulis (SD).

Baca Juga:  Taruna POLTEKIP Berikan Kenang – Kenangan Berupa Plakat Kepada Lapas Kelas IIA Pancur Batu

2. Juara 2: Tembang Tradisi (SD) dan Mendongeng (SD).

3. Juara 3: Pidato (SD), Stand-Up Comedy (SMP), dan Menulis Cerpen (SD).

4. Juara Harapan 1: Stand-Up Comedy (SD).

 

Pada puncak acara FTBI Nasional di Depok, ruang acara sempat disihir oleh kemerduan suara Ananda Rahmi Octavia. Siswi SMPN 1 Rambah Hilir yang merupakan pemenang tembang tradisi tingkat Provinsi Riau ini tampil memukau di hadapan para pejabat kementerian dan tamu undangan.

 

Keberhasilan ini menjadi momentum emosional bagi Negeri Seribu Suluk. Hadir mendampingi Bupati dalam acara tersebut, Plt. Kadisdikpora Rokan Hulu Alreza Ahyu, S.E., M.Si.Ak., Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Dr. Umi Kulsum, S.S., M.Hum., serta Kasi Kurikulum SD Abd Zeri beserta tim pendamping.

 

Bupati Rokan Hulu Anton tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini adalah milik seluruh elemen masyarakat Rokan Hulu yang telah bahu-membahu menjaga warisan leluhur.

 

“Prestasi ini adalah prestasi bagi kabupaten kita, yang membuktikan bahwa kita mampu bersaing di tingkat Provinsi Riau maupun nasional. Terima kasih atas semua kerja sama tim Disdikpora,” ujar Anton.

 

Ia juga berharap pencapaian ini tidak membuat semua pihak cepat puas, melainkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya.

 

“Mudah-mudahan prestasi ini menjadi pembuka prestasi bagi anak-anak kita yang lainnya. Harapan kita bersama, ini agar dapat dipertahankan, bahkan lebih ditingkatkan lagi di masa depan,” pungkasnya optimis.

 

Melalui penghargaan ini, Rokan Hulu mengirimkan pesan penting ke seluruh penjuru negeri: memeluk modernitas bukan berarti harus melupakan bahasa ibunda.

 

( M.Taufik )#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.
𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:45 WIB

𝐑𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐛𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐮𝐫𝐚𝐧 𝟏𝟔𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru

Uncategorized

Upacara HUT RI berpindah ke museum Tanjung pura,ini kata camat Reza.

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:22 WIB