Indramayu – Tempo86. com, Ratusan elemen masyarakat Indramayu dari berbagai lembaga sosial masyarakat (LSM)seperti Forum solidaritas dharma ayu, Badan pembinaan potensi masyarakat banten ( BPPMB),Aliansi Wong Dermayu Bersatu ( AWDB) melakukan unjuk rasa, mereka menuntut agar Salman dipecat dari jabatannya sebagai staff khusus bupati Indramayu dan dipulangkan ke madura karena sudah membikin gaduh masyarakat Indramayu dengan statmen di status pribadinya yang mengundang berbagai reaksi dan kontroversi dari masyarakat Indramayu di pendopo kabupaten.
Mereka datang mewakili masyarakat indramayu dengan membawa berbagai spanduk dan mobil komando, dengan bergantian masing masing ketua melakukan orasi yang pada intinya menuntut agar Salman dipecat dari jabatannya sebagai staff khusus bupati dan meminta untuk bertemu untuk mengklarifikasi apa yang dia tulis di status pribadinya.
Setelah lama berorasi, pada akhirnya sepuluh orang dari perwakilan pengunjuk rasa di Terima Kasatpol PP Kabupaten Indramayu, Teguh budiharto diruang rapat ki tinggil, namun dalam pertemuan tersebut kasatpol PP tidak bisa menghadirkan Salman dihadapan sepuluh perwakilan pengunjuk rasa dengan alasan tidak ada di tempat. , ” Saya hanya bisa menampung semua tuntutan dan akan disampaikan kepada yang bersangkutannya, “ujar Teguh. Akhirnya setelah dilakukan berbagai dialog yang alot, perwakilan aksi unjuk rasa membubarkab diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pertemuan tersebut pengunjuk rasa tidak puas dan kecewa dan mengancam akan melakukan unjuk rasa lagi dan akan berkirim surat secara resmi yang di tandatangani semua organisasi yang hadir dalam unjuk rasa tersebut.
Tmp86/sucipto/red.













