Indramayu – Tempo86. com, disepanjan jembatan Sewo kecamatan Sukra sampai hari ini tetap melakukan kegiatan sebagai penyapu koin di sekitar jembatan Sewo walaupun gubernur Jawa barat,Kang dedi mulyadi (KDM) memberikan insentif atau kompensasi sebesar enam ratus ribu selama 12 hari terhitung dari arus mudik kedatangan dan arus mudik balik, namun mereka tidak mengindahkan himbauan Gubernur Jawa barat walaupun mereka sudah menerima kompensasi tersebut, hal ini membuktikan, mereka tidak memperdulikan keselamatan lalulintas disepanjang jalan dijembatan Sewo, padahal ketika mereka menerima kompensasi itu sapu sapu sudah disita dan ada ancaman dari petugas kepolisian yang melanggar akan dibawa ke polrest Indramayu.
Menurut salah seorang penyapu koin, dadi (46th) kepada tempo86 mengatakan, mereka merasa kecewa dengan kompensasi enam ratus ribu rupiah karena ketika tahun tahun sebelumnya pendapat mereka meningkat dan melebihi kompensasi yang sudah diberikan ” Kami tetap melakukan karena ini rezeki dari Allah biapun ada ancaman dari petuga kepolisian maupun pemerintah kecamatan atau pemerintah desa dan ini sudah tradisi dan turun temurun dari orang tua, “tegasnya.
Sementara itu dari tokoh masyarakat setempat, Rohani(64th) mengungkapkan, apa yang dilakukan masyarakat disepanjang jalur jembatan Sewo yang berbatasan langsung dengan kabupaten subang, sejak kecil kegiatan tersebut setahu dia sudah di lakukan sejak lama dan bertahun tahun hingga turun temurun , ” Jadi susah menghilangkan dan melarang kegiatan masyarakat disepanjang jembatan Sewo karena itu pencaharian mereka sehari hari, “katanya.
Tmp86/sucipto/red.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT













