Indramayu – Tempo86. com,
Musibah tenggelamnya pengunjung liar yang tidak membayar tiket masuk ke area obyek wisata pantai bali-2 menjadi ramai perbincangan publik di indramayu, musibah tenggelamnya bocah sekolah dasar negeri kelas 6 asal desa Pekandangan kecamatan Indramayu menjadi trending topik di beberapa media on line yang menurut pengelola sangat tendensius dan menyudutkan, padahal mereka tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya di lapangan.
Menurut salah seorang pengelola, Hasan (56th) kepada Tempo86, menceritakan kejadian yang sebenarnya, korban memasuki area wisata balongan indah 2 melebihi batas area yang sudah ditetapkan dan tanpa memiliki tiket masuk sehingga lolos dari pengawasan keamanan pantai yang setiap harinya selalu siaga mengawasi juga pihak pengelola setiap jam selalu memperingatkan kepada para pengunjung untuk berhati hati serta tidak melebihi batas yang sudah ditentukan.
, ” Sebagai pengelola kita tetap memberikan perhatian serius kepada keluarga korban dengan memberikan santunan, ” Ujarnya.
Komentar datang juga dari pengelola wisata pantai tirta ayu, Dasuki (64th) kepada tempo86, mengatakan, kejadian tak terduga tenggelamnya pengunjung di beberapa wisata pantai sering terjadi, hal ini bukan kelalaian pengelola tapi ketidak patuhan pengunjung terhadap aturan yang sudah di tetapkan pengelola.
, ” Ini musibah yang tidak bisa dihindari, yang penting pengelola sudah memberikan perhatian kepada keluarganya dengan memberikan santunan, jangan menyudutkan pengelolanya, kenapa dulu kejadian serupa yang terjadi dibeberapa tempat seperti di cemara indah tidak dilaporkan, ” Kata Dasuki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tmp86/sucipto/red.





