Dugaan “Uang Kewajiban Proyek” 20 Persen di Dinas Kesehatan Tapsel, LSM WIB Desak Penindakan

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TAPANULI SELATAN, TEMPO86.com__, Suasana di depan Kantor Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Selasa siang 14/10)25, mendadak tegang. Puluhan massa dari Perkumpulan Waktu Indonesia Bergerak (WIB) menggelar aksi unjuk rasa menuntut penuntasan dugaan pungutan liar dan permainan proyek di instansi tersebut.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi yang dipimpin Ketua LSM WIB, Burhanuddin Hutasuhut, awalnya terpusat di depan gedung Kantor Dinas Kesehatan. Koordinator aksi, Alpin tanjung, meminta pejabat Sekretaris Dinas Kesehatan, Suryadi, keluar dan menanggapi langsung tuntutan massa. Namun, hingga aksi berakhir, pejabat yang dimaksud tak kunjung muncul.

 

Kekecewaan massa pun memuncak. Mereka kemudian beralih menuju Kantor Bupati Tapanuli Selatan untuk melanjutkan orasi dan menyampaikan langsung aspirasi kepada Bupati Gus Irawan Pasaribu. Namun lagi-lagi, Bupati tak tampak menemui demonstran. Hanya seorang staf ahli bupati yang turun menemui massa dan berjanji akan menyampaikan seluruh tuntutan mereka kepada Bupati dan Sekretaris Dinas Kesehatan.

 

Dalam orasinya,alpin, menuding adanya dugaan persekongkolan jahat antara Sekretaris Dinas Kesehatan, Suryadi, dengan salah satu rekanan berinisial GM. “Kami mencium ada permainan proyek yang tidak sehat. Ini harus diusut tuntas,” ujarnya lantang di tengah kerumunan.

 

Sementara itu, Mahmud Nasution, salah satu orator dari tim aksi, menyoroti dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. Ia menilai sejumlah proyek dikelola dengan cara-cara yang sarat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

 

Di penghujung aksi, Rahmat Nasution, selaku ketua tim aksi, menegaskan tuntutan agar Sekretaris Dinas Kesehatan, Suryadi, segera mundur dari jabatannya karena dianggap tidak bertanggung jawab dan diduga terlibat dalam monopoli proyek bernilai miliaran rupiah.

Baca Juga:  Bupati Taput Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian PPPK Sebanyak 710 Peserta di PRSU Medan

 

Melalui pernyataan tertulisnya, Perkumpulan Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Tapanuli Selatan bersama masyarakat menyampaikan sikap resmi sebagai berikut:

 

1.Mendesak Polres Tapanuli Selatan untuk mengusut tuntas dugaan pungutan liar berupa permintaan “uang kewajiban proyek” kepada kontraktor sebesar 17–20 persen dari setiap paket anggaran di Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan.

 

2.Meminta Bupati Tapanuli Selatan untuk mengevaluasi dan mencopot Sekretaris Dinas Kesehatan, yang diduga terlibat dalam praktik pungli dan permainan proyek.

 

3.Mendesak Bupati Gus Irawan Pasaribu agar memutus mata rantai permainan kotor yang meresahkan, serta mengusut dugaan permufakatan jahat dan persekongkolan antara oknum Sekretaris Dinas Kesehatan dan sejumlah kontraktor.

 

4.Menuntut Bupati memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk melaksanakan proses tender dan penunjukan pelaksana proyek secara profesional dan transparan.

 

5.Mengutuk keras dugaan monopoli proyek miliaran rupiah di Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan yang dianggap merugikan masyarakat dan kontraktor lain.

 

Koordinator aksi menegaskan, bila tidak ada tanggapan dari Bupati dalam waktu dekat, massa WIB akan kembali turun ke jalan dengan kekuatan yang lebih besar.

 

“Ini bukan aksi pertama dan mungkin bukan yang terakhir. Kami akan terus mendesak sampai ada tindakan nyata,” tegas Mahmut Nasution.

 

Aksi WIB berakhir dengan tertib setelah massa membubarkan diri pada sore hari. Namun gema tuntutan mereka masih menggema di halaman kantor bupati menandai babak baru tekanan publik terhadap dugaan praktik kotor di tubuh Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan.

 

( TGL )#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tempo86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personil Polsrk Secanggang Laksanakan Patroli Blue Lihht di Jalan Lintas Secanggang–Stabat.
BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Sebagai Tersangka, Rahmad Sukendar: Aspirasi Masyarakat Akhirnya Terjawab
Polres Langkat Lakukan Pendalaman Terkait Pemberitaan Dugaan Penggelapan Hasil Penjualan Sawit
Melalui Apel Siaga Karhutla, Camat Tambusai Utara Sunarji Teguhkan langkah Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
Pemkab angkat Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Langkat
Syah Afandin Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan Rp224 Juta untuk Warga Langkat
Pemeriksaan Lapang di Desa Kemujan Kantor Pertanahan Kabupaten Jepara
Apel pagi Kantor Pertanahan Kabupaten Jepara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:06 WIB

Personil Polsrk Secanggang Laksanakan Patroli Blue Lihht di Jalan Lintas Secanggang–Stabat.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:56 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Sebagai Tersangka, Rahmad Sukendar: Aspirasi Masyarakat Akhirnya Terjawab

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:27 WIB

Polres Langkat Lakukan Pendalaman Terkait Pemberitaan Dugaan Penggelapan Hasil Penjualan Sawit

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:20 WIB

Pemkab angkat Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Langkat

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:32 WIB

Syah Afandin Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan Rp224 Juta untuk Warga Langkat

Berita Terbaru